Dark/Light Mode

Menyaksikan Bergantinya Kiswah Di Malam Tahun Baru Hijriah

Kamis, 18 Juni 2026 07:40 WIB
Suasana pergantian kiswah, kain hitam penutup Kabah pada 1 Muharram 1448 Hijriyah/15 Juni 2026. (Foto: Rusma/rm.id)
Suasana pergantian kiswah, kain hitam penutup Kabah pada 1 Muharram 1448 Hijriyah/15 Juni 2026. (Foto: Rusma/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Laporan Wartawan Rakyat Merdeka Muhammad Rusmadi Dari Media Center Haji, Makkah

Lantunan takbir dan doa menggema di pelataran Masjidil Haram saat prosesi pergantian kiswah (kain hitam penutup) Ka'bah berlangsung menjelang masuknya 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026), saat tenggelamnya mentari di Kota Makkah. 

Momen sakral yang berlangsung pada malam pergantian tahun baru Islam itu menjadi perhatian ribuan jemaah dari berbagai negara yang memadati area tawaf untuk menyaksikan langsung pergantian kain penutup Baitullah. 

Baca juga : Meksiko Vs Korsel, Laga Penentuan Juara Grup

Suasana di sekitar Ka'bah tampak berbeda dari biasanya. Di tengah arus jemaah yang terus melaksanakan tawaf, sejumlah petugas khusus dari otoritas Masjidil Haram mulai melakukan tahapan pergantian kiswah secara bertahap sejak selepas salat Asar waktu setempat. 

Setiap bagian kiswah baru yang dinaikkan ke dinding Ka'bah disambut gema takbir para jemaah. Banyak di antara mereka mengangkat tangan seraya memanjatkan doa, berharap memperoleh keberkahan pada awal tahun Hijriah yang baru. 

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja Makkah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, Erti Herlina mengatakan, pergantian kiswah setiap 1 Muharram bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Islam.

Baca juga : Kejagung Dalami 26 Nama Yang Diajukan Sony Sonjaya

Menurutnya, pergantian kiswah menjadi simbol pembaruan diri dan lahirnya semangat baru dalam memasuki tahun Hijriah. 

"Terkait momen pergantian kiswah di Masjidil Haram pada 1 Muharram ini menjadi simbol bahwa tahun baru Islam dipilih sebagai penanda lahirnya semangat baru dan pencucian diri," katanya di Makkah. 

Dia menjelaskan, makna pergantian kiswah tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga memiliki nilai praktis dalam menjaga kesucian dan keindahan Ka'bah. 

Baca juga : Ubaid Matraji: Jadi Alarm Keras Bagi Tata Kelola Pendidikan

Setiap tahun, jutaan jemaah haji dan umrah dari berbagai penjuru dunia menyentuh kiswah ketika melaksanakan tawaf. Karena itu, pembaruan kain penutup Ka'bah menjadi kebutuhan penting agar kondisinya tetap terjaga dengan baik. 

"Bayangkan setiap orang memegang kain penutup Ka'bah itu, dan dalam satu tahun sudah berapa juta yang memegang. Karena itu diperlukan pembaruan agar keindahannya tetap terjaga," ujarnya. 

Erti juga mengungkapkan, waktu pergantian kiswah mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.