Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Adidaya: Langkah Dasco Sinyal Positif bagi Penguatan Ekonomi Nasional
Jumat, 19 Juni 2026 05:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Co-Founder Adidaya Foundation, Ilham Nurhidayatuloh, menilai langkah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin koordinasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai sinyal positif bagi penguatan ekonomi nasional. Menurutnya, upaya memperkuat tata kelola, integritas, dan kepercayaan terhadap pasar modal merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.
Ilham menyampaikan, pasar modal yang sehat dan kredibel memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Saat ini, pasar modal Indonesia telah menjadi salah satu sumber pembiayaan penting bagi dunia usaha sekaligus wadah investasi bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan dinamika pasar keuangan, penguatan tata kelola dan peningkatan kepercayaan investor menjadi agenda yang sangat relevan untuk menjaga daya saing ekonomi nasional.
“Langkah yang dilakukan Bapak Dasco bersama OJK dan BEI merupakan sinyal positif bagi dunia usaha dan masyarakat. Kepercayaan adalah fondasi utama dalam sistem ekonomi," ujar Ilham.
Baca juga : Ary Ginanjar Apresiasi Program SEHATI, Dorong Ekonomi Halal Nasional
Ia melanjutkan, ketika tata kelola diperkuat dan integritas lembaga dijaga, maka optimisme pelaku ekonomi akan tumbuh dan hal tersebut menjadi modal penting bagi kemajuan bangsa. Saat ini, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai sekitar 26,1 juta Single Investor Identification (SID), dengan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mencapai sekitar Rp 10.524 triliun dan IHSG kembali berada di atas level 6.000 poin.
"Angka-angka tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi nasional yang perlu dijaga melalui penguatan tata kelola dan kepercayaan publik,” lanjut Ilham.
Ia menjelaskan, Adidaya Foundation merupakan yayasan yang memiliki dua fokus utama, yakni pendidikan dan ekonomi. Pada sektor pendidikan, Adidaya Foundation berkomitmen mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan. Sementara pada sektor ekonomi, Adidaya Foundation berupaya memperkuat literasi ekonomi, kewirausahaan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekosistem ekonomi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
“Kami memandang bahwa ekonomi yang kuat tidak hanya dibangun melalui pertumbuhan angka-angka makro, tetapi juga melalui kepercayaan publik terhadap institusi dan sistem yang menggerakkannya," ucapnya.
Baca juga : Golkar: Damainya AS-Iran Perkuat Ekonomi Indonesia
Ilham melanjutkan, dalam sepekan terakhir, IHSG berhasil menguat dari level 5.594,765 menjadi 6.007,656 atau naik sekitar 7,38 persen. Sementara, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia meningkat dari sekitar Rp 9.807 triliun menjadi Rp 10.524 triliun, bertambah kurang lebih Rp 717 triliun.
"Perbaikan ini menunjukkan bahwa kepercayaan pasar dapat pulih ketika berbagai pemangku kepentingan bergerak bersama menjaga stabilitas dan tata kelola ekonomi. Karena itu, langkah-langkah yang mendorong transparansi, akuntabilitas, dan penguatan integritas perlu terus didukung agar momentum positif ini dapat berlanjut,” kata Ilham.
Lebih lanjut, Ilham berharap semangat kolaborasi antara lembaga negara, regulator, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan. Menurutnya, Indonesia membutuhkan optimisme kolektif dan kerja sama yang erat untuk membangun fondasi ekonomi yang semakin kokoh menuju visi Indonesia Emas 2045.
Ia menegaskan, Indonesia membutuhkan kerja sama dan optimisme kolektif untuk mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan. Langkah-langkah yang mendorong penguatan tata kelola dan kepercayaan publik patut didukung sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun ekonomi nasional yang tangguh, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat yang luas bagi seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga : Budiman: Mahasiswa Jangan Dibenturkan Dengan Ekonomi Kerakyatan
"Dengan fondasi ekonomi yang sehat dan sumber daya manusia yang unggul, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi bangsa yang semakin maju, kuat, dan berdaya saing di tingkat global,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya