Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Mahasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 STIKOM PROSIA Jakarta sukses menggelar Festival Budaya Pesisir Utara Jawa sebagai implementasi metode Project-Based Learning (PjBL) pada mata kuliah Media Culture & Society. Kegiatan yang digelar di Kampus STIKOM PROSIA Jakarta itu diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan masyarakat umum.
Festival yang diketuai Rokhan Ramadhan di bawah bimbingan Eka Megawati, S.Sos., M.I.Kom. tersebut bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat pesisir utara Pulau Jawa melalui pendekatan kreatif berbasis media audiovisual. Selain menjadi luaran pembelajaran di kelas, kegiatan ini juga menjadi media edukasi untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua STIKOM PROSIA Jakarta Fitri Wahyu Rahmadania, M.A., Ketua Program Studi Fransiska, M.I.Kom., para dosen, mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Kehadiran pimpinan kampus bersama sivitas akademika mencerminkan dukungan terhadap model pembelajaran, yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya akademik yang sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
Baca juga : BKI Perkuat Budaya Integritas Lewat Sosialisasi SMAP di Batam
Salah satu agenda utama festival adalah pemutaran video dokumenter bertema Budaya Pesisir Utara Jawa yang diproduksi mahasiswa. Film dokumenter itu menampilkan beragam kekayaan budaya pesisir, mulai dari batik, tradisi Syawalan, hingga tradisi Nadran yang masih lestari di sejumlah wilayah pesisir utara Pulau Jawa.
Usai pemutaran film, para mahasiswa memaparkan proses kreatif di balik produksi karya tersebut. Presentasi mencakup tahapan pra-produksi, produksi, hingga pascaproduksi, sehingga peserta memperoleh gambaran utuh mengenai proses riset, penyusunan konsep, pengambilan gambar, penyuntingan, hingga penyelesaian sebuah karya audiovisual bertema budaya.
Dalam sambutannya, Ketua STIKOM PROSIA Jakarta, Fitri Wahyu Rahmadania, M.A., mengapresiasi kreativitas dan inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan festival yang memadukan proses pembelajaran akademik dengan upaya pelestarian budaya. Menurutnya, kegiatan semacam itu menjadi contoh pembelajaran yang relevan, karena tidak hanya menghasilkan luaran akademik berupa karya, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui penyebarluasan informasi mengenai kekayaan budaya Indonesia.
Ketua STIKOM PROSIA Jakarta, Fitri Wahyu Rahmadania, M.A [Foto: Ist]
Baca juga : Membangun Budaya Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini
Fitri menilai, materi yang disajikan dalam video dokumenter mampu memperluas wawasan masyarakat mengenai budaya pesisir utara Jawa, termasuk bagi masyarakat perkotaan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap informasi budaya daerah.
"Melalui karya yang dihasilkan mahasiswa, kita dapat melihat bahwa media memiliki peran strategis dalam mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas. Informasi yang disampaikan dalam video ini memberikan perspektif baru mengenai kekayaan budaya pesisir utara Jawa dan diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga serta kepedulian untuk ikut melestarikannya," ujarnya.
Selain menghadirkan sajian edukasi budaya, festival juga dimeriahkan dengan bazar produk karya mahasiswa yang menawarkan beragam makanan, minuman, dan produk kreatif. Bazar tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan mahasiswa sejak dini.
Baca juga : Menkop Resmikan SPBU Nelayan Berbasis Koperasi di Aceh Selatan
Melalui kegiatan itu, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam menyusun perencanaan usaha, memasarkan produk, berinteraksi dengan konsumen, hingga mengelola hasil penjualan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri pada masa mendatang.
Festival Budaya Pesisir Utara Jawa menjadi bukti bahwa pendekatan Project-Based Learning mampu mendorong mahasiswa mengintegrasikan kemampuan riset, komunikasi, produksi media, kolaborasi, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya ke dalam sebuah karya nyata. Melalui kegiatan ini, STIKOM PROSIA Jakarta terus memperkuat komitmennya menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
STIKOM PROSIA Jakarta merupakan perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu komunikasi dan media dengan mengedepankan pembelajaran berbasis praktik, kreativitas, dan inovasi. Melalui berbagai program akademik serta implementasi Project-Based Learning, STIKOM PROSIA berkomitmen melahirkan lulusan yang adaptif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya