Dark/Light Mode

Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Way Bungur Lampung

Rabu, 15 Juli 2026 22:45 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming melambaikan tangan kepada warga saat meninjau pembangunan Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Rabu (15/7/2026). Dok. Setwapres
Wakil Presiden Gibran Rakabuming melambaikan tangan kepada warga saat meninjau pembangunan Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Rabu (15/7/2026). Dok. Setwapres

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong percepatan pembangunan Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Proyek tersebut dinilai penting untuk memperlancar konektivitas, mempermudah akses masyarakat, sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Komitmen itu disampaikan Gibran saat meninjau langsung lokasi pembangunan Jembatan Way Bungur, Rabu (15/7/2026). Peninjauan tersebut merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan merata di seluruh Indonesia.

Dalam dialog bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, serta masyarakat setempat, Gibran memastikan pembangunan jembatan darurat akan selesai dalam dua pekan sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

"Dua minggu lagi jadi, yang jembatan daruratnya. Nanti jembatan permanennya juga akan segera dibangun," ujar Gibran.

Baca juga : Pramono Instruksikan Perbaikan Lift di Seluruh Jembatan Penyeberangan Orang

Menurut Wapres, kehadiran jembatan darurat akan memudahkan mobilitas warga, terutama pengendara sepeda motor dan anak-anak yang setiap hari harus menyeberang untuk bersekolah.

Gibran menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Berbagai persoalan, mulai dari aspek teknis hingga pembebasan lahan, menurutnya harus diselesaikan melalui koordinasi yang intensif.

"Yang namanya pembangunan butuh sinergi dengan kepala-kepala daerahnya, urusan teknis, nonteknis, pembebasan lahan, daerahnya harus proaktif," katanya.

Ia juga menekankan pemerintah akan memprioritaskan pembangunan maupun perbaikan jalan dan jembatan yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca juga : Wakil Kepala BGN Tinjau Pelaksanaan MBG, Pastikan Sesuai Standar

"Titik-titik jalan yang sekiranya diperlukan untuk diperbaiki, khususnya jalan-jalan yang menopang kegiatan-kegiatan ekonomi, akan kami prioritaskan," tegasnya.

Jembatan Way Bungur, yang juga dikenal masyarakat sebagai Jembatan Kali Pasir, memiliki peran strategis karena menghubungkan Kabupaten Lampung Timur dengan Kabupaten Lampung Tengah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Timur Primadiartha Ramadheni mengatakan keberadaan jembatan tersebut akan memangkas waktu tempuh masyarakat secara signifikan.

"Bukan hanya masyarakat Kabupaten Lampung Timur, tetapi juga masyarakat Kabupaten Lampung Tengah. Kalau harus memutar jalan, biasanya membutuhkan waktu sekitar dua jam. Dengan adanya jembatan ini, perjalanan hanya sekitar 10 menit," ujarnya.

Baca juga : Pramono Kebut Perbaikan JPO Tendean Yang Rusak Tersangkut Crane

Selama jembatan belum tersedia, warga harus menyeberangi sungai menggunakan perahu kayu sederhana. Kondisi itu tidak hanya menyulitkan aktivitas masyarakat, tetapi juga menghambat anak-anak menuju sekolah dan distribusi hasil pertanian maupun kegiatan ekonomi lainnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Lampung Habibie Hasan, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wakil Presiden Achmad Adhitya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.