Dark/Light Mode

KPK Naikkan Kasus OTT Bupati Lombok Barat ke Tahap Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 11:49 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan perkara hasil operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, ke tahap penyidikan.

Keputusan tersebut diambil setelah penyidik menggelar perkara (ekspose), sementara delapan orang masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan gelar perkara telah dilakukan pada Senin (20/7/2026) malam. Hasilnya, KPK memutuskan untuk meningkatkan penanganan perkara ke tahap penyidikan.

Baca juga : Bupati Lombok Barat Dicokok Usai Nobar Final Piala Dunia

"Terkait kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," kata Budi dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).

Budi menjelaskan, tim KPK sebelumnya mengamankan tujuh orang dalam operasi senyap yang dilakukan di Lombok Barat pada Senin malam. Mereka saat ini masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Ketujuh pihak tersebut terdiri atas Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP).

Baca juga : Tiba di KPK, Bupati Lombok Barat Langsung Jalani Pemeriksaan

Kemudian, seorang pihak swasta, serta tiga orang yang merupakan ajudan (ADC) dan sopir bupati. Selain itu, KPK juga mengamankan seorang pihak swasta di Jakarta pada hari yang sama.

"Selain tujuh orang tersebut, tim juga mengamankan satu orang pihak swasta di wilayah Jakarta pada Senin (20/7/2026), yang saat ini juga masih menjalani pemeriksaan," ujar Budi.

Dengan demikian, total delapan orang masih diperiksa oleh penyidik KPK. Namun, identitas pihak swasta yang diamankan di Jakarta belum diungkapkan.

Baca juga : Tiba di KPK usai di-OTT, Bupati Lombok Barat Bungkam

KPK menduga, perkara yang melibatkan Bupati Lombok Barat berkaitan dengan sejumlah dugaan tindak pidana korupsi, meliputi benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, dugaan suap proyek, serta dugaan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Budi menambahkan, KPK akan menyampaikan secara lengkap konstruksi perkara, kronologi OTT, barang bukti yang diamankan, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam konferensi pers yang dijadwalkan digelar pada Selasa sore.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.