Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) mendorong percepatan pemutakhiran data perencanaan rehabilitasi hutan dan lahan.
Langkah ini menjadi strategi untuk merespons dinamika perubahan bentang alam sekaligus mempersiapkan revisi Rencana Umum Rehabilitasi Hutan dan Lahan Daerah Aliran Sungai (RURHL-DAS) serta penyusunan Rencana Tahunan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RTnRHL).
Sekretaris Ditjen PDASRH, Muhammad Zainal Arifin, menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 10 Tahun 2022, RURHL-DAS merupakan dokumen acuan dalam menetapkan arah dan lokasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan.
Karena itu, seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, penentuan lokasi, hingga monitoring dan evaluasi, harus mengacu pada dokumen tersebut.
Baca juga : Bappenas Luncurkan Data Kekayaan Hayati 4 Wilayah
"Dokumen ini bukan sekadar pemenuhan administratif. Seluruh tahapan perencanaan, penentuan lokasi, hingga monitoring dan evaluasi rehabilitasi hutan dan lahan diharapkan mengacu pada RURHL-DAS untuk mendukung terwujudnya ketahanan air, ketahanan pangan, serta mitigasi bencana hidrometeorologi," ujar Zainal dalam keterangannya, dikutip Selasa (21/6/2026).
Menurutnya, perubahan kondisi di lapangan menjadi tantangan tersendiri dalam proses perencanaan. Munculnya lahan terbuka baru akibat berbagai faktor menuntut pemutakhiran dan sinkronisasi basis data secara berkala.
Selain itu, perencanaan juga perlu mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat tapak agar program rehabilitasi berjalan lebih efektif.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Direktorat Rehabilitasi Mangrove melalui program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) mengambil peran strategis dalam mendukung sosialisasi, koordinasi, dan penyelarasan RURHL-DAS, khususnya di empat provinsi prioritas, yakni Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Baca juga : Menhut Perkuat Tata Kelola untuk Tekan Angka Karhutla
Dukungan itu diperkuat melalui penyusunan dokumen RTnRHL di Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) sebagai instrumen perencanaan operasional.
Dokumen tersebut bertujuan memastikan perencanaan tahunan rehabilitasi hutan dan lahan tetap selaras dengan arah kebijakan, target, serta parameter perencanaan nasional.
"Selain melakukan rehabilitasi mangrove, kami bersama tim M4CR juga melakukan pemetaan kondisi sosial-ekonomi masyarakat lokal. Pendekatan berbasis komunitas ini penting untuk memastikan rehabilitasi mangrove mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pemutakhiran data perencanaan rehabilitasi hutan dan lahan," ujar Direktur Rehabilitasi Mangrove, Nikolas Nugroho Surjobasuindro.
Nikolas menambahkan, ke depan validasi lokasi rehabilitasi hutan dan lahan akan diperkuat melalui pemanfaatan Decision Support System (DSS) sebagai instrumen pendukung pengambilan keputusan.
Baca juga : PATPI Dorong Kebijakan Pangan Berbasis Sains
Penentuan lokasi tidak lagi hanya didasarkan pada kondisi biofisik dan tingkat kekritisan lahan, tetapi juga mempertimbangkan aspek tata kelola melalui analisis multikriteria yang lebih komprehensif.
Analisis tersebut meliputi tumpang susun (overlay) data tutupan lahan, riwayat pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan, kawasan perizinan, aspek tenurial, hingga potensi pengembangan skema karbon. Integrasi berbagai data tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketepatan penentuan lokasi sekaligus mendukung keberlanjutan hasil rehabilitasi.
Melalui paduserasi dan pemutakhiran data, revisi RURHL-DAS yang ditargetkan rampung pada 2027 diharapkan menghasilkan dokumen perencanaan yang lebih aktual, implementatif, serta memberikan kepastian dalam pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan.
Sebagai tindak lanjut, program M4CR akan mendukung penyelenggaraan bimbingan teknis (Bimtek) secara intensif di empat provinsi prioritas. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan sekaligus mempercepat penyelarasan dan penyusunan dokumen perencanaan tahunan rehabilitasi hutan dan lahan secara tepat waktu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya