Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KJRI New York & Pola Raya Teken LOI, Buka Jalan Arsitek RI ke Pasar Global
Jumat, 28 Agustus 2026 17:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York resmi menandatangani Surat Pernyataan Kehendak (Letter of Intent/LOI) bersama PT Pola Raya Studio pada Rabu (5/8/2026). Kerja sama ini dirancang sebagai pijakan strategis untuk memperluas penetrasi arsitek, karya kriya, pelaku industri kreatif, hingga proyek properti asal Indonesia ke pasar global.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Pola Raya menyiapkan pembukaan kantor operasional di New York sekaligus menjajaki akuisisi perusahaan lokal di Amerika Serikat. Langkah korporasi ini bertujuan membangun kehadiran permanen yang mampu menjembatani pebisnis Indonesia dengan jejaring investor internasional.
Konjen RI di New York, Winanto Adi, menekankan bahwa potensi daya saing SDM dan industri kreatif nasional kini membutuhkan panggung internasional yang relevan agar berbuah kemitraan bisnis nyata.
Baca juga : KKI 2026 Cetak Penjualan Rp 177,21 Miliar, UMKM Jakarta Perkuat Pasar Global
"Indonesia memiliki arsitek, perajin, desainer, dan perusahaan dengan kemampuan yang kuat. Yang dibutuhkan adalah ruang agar kemampuan tersebut dapat diperkenalkan dengan baik, dipahami, dan berkembang menjadi hubungan profesional serta bisnis yang nyata," ujar Winanto.
Bawa Ekosistem Kreatif ke Panggung Global
Program prioritas yang diusung dalam kolaborasi ini meliputi pameran arsitektur, business matching, serta fasilitasi pertemuan antara perusahaan properti Indonesia dengan investor, family office, dan lembaga pembiayaan global.
Baca juga : Dari Anyaman Lokal, Agrominafiber Menembus Pasar Global
Direktur PT Pola Raya Studio, Mohamad Amin Ahlun Nazar, menjelaskan bahwa tantangan utama karya Indonesia di tingkat global terletak pada efektivitas komunikasi visual dan narasi proyek. Pola Raya—yang berpengalaman sejak 1982 mengolah gambar teknis menjadi maket fisik interaktif dan presentasi imersif—hadir untuk menjembatani hambatan tersebut.
"Proyek yang baik belum tentu langsung dipahami. Pekerjaan kami adalah membantu proyek itu berbicara dengan jelas sebelum meminta orang lain untuk mempercayainya," kata Amin.
Ia menambahkan, pembukaan kantor di New York berfungsi menjaga konsistensi paska-event agar setiap peluang bisnis dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan.
Baca juga : PTPN Group Perkuat Transformasi Bisnis Karet Hadapi Pasar Global
"LOI ini membuka pintu. Kehadiran Pola Raya di New York nantinya adalah cara kami memastikan pintu tersebut tidak berhenti pada satu acara. Go global membutuhkan kehadiran, konsistensi, dan kepercayaan," tegasnya.
Pola Raya sebelumnya dikenal berkat pembuatan maket Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dipresentasikan Presiden Joko Widodo kepada Kanselir Jerman Olaf Scholz di Hannover Messe 2023. Melalui penandatanganan LOI di New York ini, perusahaan yang berawal dari workshop sederhana di Munjul, Jakarta Timur, resmi memperluas jangkauannya untuk membawa seluruh ekosistem ekonomi kreatif Indonesia bersaing di tingkat dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya