Dark/Light Mode

Perkuat Pasar Global, Bio Farma Group Ekspor Produk Farmasi Ke Afghanistan

Senin, 22 Juni 2026 18:31 WIB
Dirut Indofarma Sahat Sihombing melepas ekspor lima kontainer produk farmasi ke Afghanistan dari Cibitung, Jawa Barat. (Dok. Indofarma)
Dirut Indofarma Sahat Sihombing melepas ekspor lima kontainer produk farmasi ke Afghanistan dari Cibitung, Jawa Barat. (Dok. Indofarma)

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya transformasi yang dijalankan PT Bio Farma⁠ (Persero) mulai menunjukkan hasil. Salah satu anak usahanya, PT Indofarma⁠ (Persero) Tbk, kembali menembus pasar internasional melalui ekspor produk farmasi ke Afghanistan.

Sebanyak lima kontainer produk farmasi diberangkatkan dari fasilitas produksi Indofarma di Cibitung, Jawa Barat. Pelepasan ekspor dilakukan Direktur Utama PT Indofarma (Persero) Tbk. Sahat Sihombing dan disaksikan oleh Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi, Direktur Operasional Indofarma Andi Prazos, serta Kepala Departemen Komersial Nasional Institusi PT Bio Farma (Persero) Arif Rahmawan Afandi.

Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya, mengatakan keberhasilan ekspor tersebut menjadi indikator positif dari transformasi yang terus dijalankan di lingkungan Bio Farma Group.

Baca juga : Pemerintah Pastikan DSI Kelola Ekspor SDA Satu Pintu Secara Transparan

“Keberhasilan ekspor ini menjadi momentum penting bagi Bio Farma Group dalam memperkuat daya saing industri kesehatan nasional di tingkat global. Kami terus mendorong transformasi dan perbaikan berkelanjutan pada seluruh anak perusahaan dan afiliasi agar semakin adaptif, kompetitif, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Shadiq dalam keterangannya, dikutip Senin (22/6/2026).

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam ekosistem kesehatan global.

Sementara itu Dirut Indofarma, Sahat Sihombing menilai ekspor ke Afghanistan menjadi dorongan bagi Indofarma untuk terus memperluas pasar internasional. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di pasar ekspor, perusahaan akan terus meningkatkan kualitas produk dan memperkuat daya saing di pasar global.

Baca juga : BNI Perkuat Ekosistem Digital dan Pasar Global Dorong Ekonomi Nasional

“Produk farmasi nasional memiliki kemampuan untuk bersaing serta memperoleh kepercayaan di pasar internasional,” kata Sahat.

Sebagai bagian dari Bio Farma Group, Sahat mengatakan bahwa Indofarma memperoleh dukungan melalui penguatan sinergi, kolaborasi, dan pengembangan kapabilitas bisnis. Keberhasilan ekspor tersebut juga mencerminkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk farmasi buatan Indonesia.

Sementara itu, Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi, menambahkan bahwa keberlanjutan aktivitas ekspor di tengah proses transformasi dan restrukturisasi perusahaan menjadi sinyal positif bagi penguatan fundamental bisnis perseroan.

Baca juga : Petrikimia Gresik Perkuat Pasokan Gas Jaga Keberlanjutan Produksi Pupuk Nasional

“Ekspor memiliki nilai strategis yang melampaui aspek komersial. Selain meningkatkan devisa negara dan memperkuat posisi produk farmasi Indonesia di pasar global, keberlanjutan pasar ekspor juga menjadi faktor penting dalam mendukung proses restrukturisasi perusahaan,” ujarnya.

Ke depan, Bio Farma Group menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi antarentitas, memperluas akses pasar internasional, meningkatkan kapabilitas operasional, dan mempercepat transformasi bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam industri kesehatan global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.