Dark/Light Mode

Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong, AC-TV Tak Lagi Nempel Di Tembok

Sabtu, 26 September 2026 07:50 WIB
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto (tengah) didampingi Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto (kiri) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/kye)
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto (tengah) didampingi Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto (kiri) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/kye)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengecek langsung Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, usai viral temuan Ombudsman RI soal dugaan fasilitas mewah bagi warga binaan. Ada perubahan sebelum dan setelah Menteri Agus datang. AC dan TV yang tadinya terpasang, kini tak lagi nempel di tembok.

Agus melakukan sidak (inspeksi mendadak) bersama Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto, Jumat (25/9/2026). Keduanya tiba di Lapas Cibinong, sekitar pukul 10 pagi.

Lapas Kelas IIA Cibinong berada di Jalan Taman Makam Pahlawan No. 2, Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lapas tersebut berdiri di atas lahan sekitar 4 hektare dan berada di lokasi yang relatif sepi. Akses menuju lapas berada di ujung jalan dan melewati Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg serta Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Pondok Rajeg.

Sekitar pukul 10.15 WIB, mobil yang membawa Agus dan Aris memasuki kompleks Lapas Cibinong. Tak lama kemudian, awak media diperbolehkan masuk untuk mengikuti pemeriksaan.

Agus dan Aris kemudian didampingi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas Tatan Dirsan, Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas Lilik, serta Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto.

Rombongan langsung menuju fasilitas yang sebelumnya menjadi sorotan Ombudsman.

“Kalau mau ikut-ikut saja. Kita terbuka ya, tidak ada yang ditutup-tutupi. Supaya kalian juga mengerti apa yang terjadi dan memberikan informasi akurat kepada masyarakat,” kata Aris kepada wartawan.

Baca juga : Melayani Sepenuh Hati: Ketika Teknologi Menjadi Infrastruktur Kepercayaan

Bangunan pertama yang terlihat merupakan rumah dinas Kalapas Cibinong. Sebuah Toyota Hilux terparkir di carport rumah tersebut.

“Ini rumah Kalapas, di belakang atau di samping lapas. Jadi setiap saat beliau bisa 24 jam,” jelas Aris.

Rombongan kemudian bergerak menuju Rumah Dinas 3. Bangunan berukuran sekitar 3x10 meter itu menjadi sorotan setelah video inspeksi Ombudsman memperlihatkan berbagai fasilitas yang disebut mewah.

Namun, kondisi di dalam bangunan tersebut sudah berubah.

Fasilitas yang sebelumnya terlihat dalam video Ombudsman, seperti TV, buffet, sofa, AC, kitchen set, kulkas dua pintu, dan meja makan, tidak lagi terlihat dalam kondisi yang sama.

Saat Menteri Imipas datang, hanya terlihat sebagian sofa, dispenser, dan sebuah TV. AC yang sebelumnya terlihat menempel di dinding juga tidak lagi tampak.

Usai melihat langsung kondisi bangunan tersebut, Agus dan Aris menggelar konferensi pers. Agus mengatakan kedatangannya bertujuan memastikan kondisi sebenarnya, termasuk informasi mengenai dugaan ruangan tersebut disewakan kepada narapidana.

Baca juga : Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, KPK Sita Uang Ratusan Juta

“Jadi, kalau keterangan petugas, ini rumah pegawai. Tapi apakah dimanfaatkan untuk kepentingan lain, itu akan kita dalami bersama-sama dengan Tim Bappisus,” terang Agus.

Mantan Wakapolri itu memastikan tim investigasi akan bekerja untuk mengungkap aktivitas yang berlangsung di Lapas Cibinong. “Orang-orang yang mungkin menggunakan ini, pasti akan ketahuan,” tegasnya.

Agus menargetkan investigasi dilakukan secepatnya. Jika ditemukan penyalahgunaan, hasilnya akan segera disampaikan kepada publik. “Saya sampaikan, lebih cepat lebih bagus. Seminggu, ya,” janjinya.

Aris juga memastikan investigasi tidak berhenti pada pemeriksaan fasilitas. Tim akan menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran lain.

“Ini nanti akan kita tindak lanjut dari hasil investigasi. Apalagi miras, mungkin ada narkoba, ada hal lain. Ini kesempatan kita untuk bersih-bersih lapas seluruh Indonesia,” cetus Aris.

Dalam sesi tanya jawab, wartawan juga menanyakan sejumlah isu lain kepada Wisnu, mulai dari keberadaan simulator golf, dugaan pungutan liar (pungli), hingga standar keamanan Lapas Kelas IIA Cibinong.

Wisnu membantah adanya fasilitas simulator golf maupun pungli. Menurutnya, fasilitas olahraga yang tersedia hanya untuk menunjang kegiatan warga binaan dan petugas.

Baca juga : Mansur: Belum Ada Kebijakan Khusus Bagi Guru Swasta

Rumah dinas tersebut diperuntukkan bagi sejumlah pejabat dan pegawai, termasuk bagian keamanan, pembinaan, tata usaha, serta tenaga medis. Menurut Gusti, bangunan yang sebelumnya diperiksa Ombudsman merupakan salah satu rumah dinas yang ditempati pejabat lapas.

“Itu rumah dinas petugas, bukan apartemen. Yang dimaksud itu nomor tiga, milik Kasi Kamtib,” ujar Gusti.

Diketahui, terungkapnya fasilitas mewah di area Lapas II Cibinong, Bogor, terungkap usai sidak kedua yang dilakukan Ombudsman RI pada Rabu (23/9/2026). Klaster dengan sekitar 10 bangunan tersebut memiliki fasilitas mewah dan diduga menjadi tempat bagi para narapidana ‘kelas atas’.

Dalam sidak tersebut, terdapat beberapa temuan dari Tim Ombudsman. Di antaranya: ada sekitar 10 "klaster mewah" yang dilengkapi ruang tamu dan kamar tidur. Lalu ada fasilitas elektronik seperti TV, kulkas, AC, peralatan masak, fasilitas gym, hingga rencana pembangunan fasilitas minigolf. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.