Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gunung Semeru Sudah 3 Kali Batuk-Batuk, Hindari Radius 13 Km Dari Pusat Erupsi
Selasa, 27 Oktober 2026 09:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Semeru di perbatasan wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur sudah tiga kali batuk-batuk alias mengalami erupsi pada Selasa (27/10/2026) pagi.
Erupsi terakhir terjadi pada pukul 07.02 WIB dengan tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 126 detik.
Baca juga : Pagi Ini, Gunung Anak Krakatau Sudah Tiga Kali Batuk-Batuk
Sementara dua erupsi sebelumnya terjadi pada pukul 01.26 dan 00.05 WIB, dengan visual letusan tidak teramati.
Terkait situasi ini, Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
Baca juga : Gunung Anak Krakatau Naik Status Ke Level III Siaga, Tak Ada Potensi Tsunami
Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
Larangan aktivitas juga diberlakukan dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya