Dark/Light Mode

Guru Besar Dukung Bahlil Bangun Storage Minyak, Target Cadangan 60 Hari

Sabtu, 7 November 2026 20:32 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Foto: Tedy Kroen/RM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Foto: Tedy Kroen/RM

 Sebelumnya 
Senada, Pakar Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan), Dr. Erdi menilai pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah di sejumlah wilayah Sumatra merupakan strategi yang dibutuhkan di tengah ketidakpastian geopolitik.

Menurutnya, fasilitas crude storage yang mampu mendukung ketersediaan stok hingga 60 hari akan memperkuat ketahanan energi Indonesia.

“Pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah hingga 60 hari merupakan strategi untuk memperkuat ketahanan energi," ujar Erdi.

Dia menjelaskan, dengan kapasitas tersebut, ketahanan energi Indonesia dapat bersaing dengan sejumlah negara ASEAN. Singapura memiliki kemampuan cadangan minyak sekitar 50 hari, Timor Leste 90 hari, Malaysia 30 hari, Thailand 60 hari, Laos 21 hari, Vietnam 56 hari, dan Brunei Darussalam 31 hari.

Baca juga : Bahlil: Tak Ada Pengkhianat dalam Diri Kita, Orang Timur Setia

Sementara Myanmar dan Filipina masing-masing memiliki cadangan sekitar 40 dan 51 hari.

Meski demikian, Erdi mengingatkan bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk dan konsumsi BBM harian terbesar di kawasan ASEAN. Karena itu, kebutuhan cadangan energi nasional juga harus disesuaikan dengan besarnya konsumsi tersebut.

Erdi menilai kebijakan Bahlil membangun fasilitas penyimpanan minyak berkapasitas 60 hari serta mengembangkan program biodiesel B50 dan bioetanol E20 hingga E50 merupakan strategi yang saling melengkapi.

Kedua kebijakan tersebut dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM sekaligus memperkuat fundamental perekonomian nasional.

Baca juga : Digosipkan Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Ancam Somasi 3x24 Jam

"Pengembangan E20–E50 dan B50, disertai pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah hingga 60 hari, merupakan strategi terpadu untuk memperkuat ketahanan energi, menjaga stabilitas ekonomi, dan mengurangi risiko gangguan pasokan," kata Erdi.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Untan ini menambahkan, peningkatan kapasitas penyimpanan minyak dapat menjadi perlindungan ketika terjadi gangguan pasokan akibat konflik geopolitik, fluktuasi harga minyak dunia, maupun terganggunya rantai distribusi energi internasional.

Selain memperkuat ketahanan energi, kebijakan tersebut juga berpotensi memberikan dampak ekonomi lebih luas, mulai dari penghematan devisa hingga peningkatan investasi.

Dengan pasokan energi yang lebih terjamin, pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk menjaga stabilitas harga dan menekan risiko inflasi akibat gejolak energi global. "Sebab, ketahanan pasokan energi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional," pungkasnya.

Baca juga : Kementerian ESDM Serahkan 137 Hektare Lahan Eks Tambang kepada Kemhan

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah (crude storage) di sejumlah wilayah Sumatra.

Fasilitas tersebut ditargetkan mampu mendukung ketersediaan stok hingga 60 hari. Pembangunan fasilitas penyimpanan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas penyimpanan sekaligus memperkuat fleksibilitas pengelolaan pasokan minyak nasional.

Bahlil menjelaskan, fasilitas tersebut disiapkan untuk menampung minyak mentah hasil impor sehingga Indonesia memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih memadai.

"Kita akan membangun storage beberapa di wilayah Sumatra untuk ketika kita melakukan impor crude. Target kita bisa sampai dengan 60 hari," ujar Bahlil, dikutip Rabu (4/11/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.