Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
Bersama MUI, Erick Bakal Uji Halal Vaksin Covid Sampai ke Negeri China
Selasa, 15 September 2020 11:50 WIB
Sebelumnya
Erick juga menyampaikan, Indonesia sudah mendapat komitmen pengadaan 280-310 juta vaksin Merah Putih pada 2021. Ia mengklaim, langkah ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara di Asia Tenggara yang paling agresif, soal urusan vaksin Covid-19.
"Indonesia menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang sangat agresif. Di level dunia, kita juga sudah bisa masuk dalam kategori negara yang sudah bisa dapat secure vaksin dari beberapa partner. Sehingga, kita harapkan stimulus ekonomi juga bisa berjalan," jelas Erick.
Baca juga : Erick Beli 290 Juta Vaksin Corona, Presiden Senang
"Semoga, pengadaan vaksin bisa membuat tingkat kesembuhan meningkat, dan menurunkan tingkat kematian," imbuhnya.
Erick menyampaikan, Indonesia adalah salah satu negara yang cukup baik bila dibandingkan dengan negara-negara lain. Di Prancis, tingkat kematian tercatat 8 persen dan kasus aktif 68 persen, AS (3 persen dan 38 persen), dan Italia (12,38 dan 13,38 persen).
Baca juga : Akhir Tahun Ini, Erick Pastikan Bio Farma Mampu Produksi 250 Juta Vaksin Covid-19
Sementara tingkat kematian Indonesia, ada di angka 3,99 persen. Sedangkan kasus aktifnya, mencapai 25 persen.
"Jadi, kalau dibandingkan Indonesia dengan Prancis, Amerika Serikat dan Italia, kita dalam posisi yang baik," tutur Erick. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya