Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pagi Ini Pidato Di Forum PBB

Jokowi Trending Topic

Rabu, 23 September 2020 05:37 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Instagram/jokowi)
Presiden Jokowi (Foto: Instagram/jokowi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pagi ini, Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang akan digelar secara virtual. Ini pertama kalinya bagi Jokowi tampil di panggung PBB. Di periode pertama pemerintahannya, Jokowi selalu mendelegasikan ke Wapres Jusuf Kalla. Rencana Jokowi berpidato di Sidang Majelis Umum PBB ini disambut riuh warganet. Jokowi pun jadi trending topic.
 
Kepastian Jokowi akan berpidato di Sidang Majelis Umum PBB disampaikan Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono. Namun, Jokowi tidak berpidato secara langsung. Pidatonya dalam bentuk rekaman atau tapping, yang akan diputar di tengah sidang. “Kan sekarang kondisi Covid-19,” kata Heru, dalam keteranganya, kemarin.
 
Sesuai urutan pembicara, Jokowi mendapat kesempatan berpidato di urutan ke-19 di hari pertama. Jokowi diperkirakan akan berpidato pada pukul 20.30 malam, 22 September 2020, waktu New York, atau pukul pukul 07.30 WIB pada 23 September 2020.
 
Selain Presiden, sejumlah menteri juga akan menghadiri sidang Majelis Umum PBB secara virtual. Antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang. 
 
Sebelumnya, Retno memaparkan, Indonesia akan menyampaikan sikap terkait penanganan pandemi Corona. Salah satunya mendorong kerja sama global dalam penanganan pandemi pada sektor kesehatan dan ekonomi. "Kemudian menyerukan pentingnya seluruh negara terus memperkuat PBB dan multilateralisme," terangnya, Kamis (17/9).
 
Rencana Jokowi menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB ini menjadi diskusi panjang di dunia maya. “Don't miss it... Besok jam 07.30 waktu Indonesia, Presiden @jokowi akan berpidato pada sidang umum PBB. Fyi, pidato Pak Jokowi selalu ditunggu dan menarik perhatian negara lain dalam forum internasional,” tulis @ariandiputra30.
 
Keriuhan semakin menjadi saat ada isu Jokowi akan tampil bersama boyband asal Korea Selatan, Bangtan Boys alias BTS. “Bapak Presiden @Jokowi akan bergabung bersama Kepala Negara lain dan berbicara di depan Sidang Umum PBB ke-75 #UN75. Dimana BTS juga akan menjadi salah satu pembicara,” tulis akun @ARMYTEAMIDN.
 
Gara-gara ini, Jokowi jadi trending topic. Nama Jokowi dicuitkan lebih dari 17.000 warganet. Isinya didominasi meme-meme Jokowi akan bersanding dengan BTS di Sidang Umum PBB. "Siapa tau Pak Jokowi tahun depan bisa undang Bangtan ke sini hehe," timpal @SLYTAER. "Diundang pas pembukaan Piala Dunia U-20 tahun 2021 nanti. Aamiin," ujar @miniemonimoo0. "Hii, aamiin paling serius ini mah," harap @hopesfrworld.
 
Para warganet penyuka K-Pop dan Drama Korea terlihat tidak sabar menyaksikan pidato Jokowi dan BTS itu. Bahkan ada yang mengaku salah tingkah. “Yang mau ketemu bangtan itu Pak Jokowi, tapi kenapa aku yang heboh," cuit @Taa07282. "Sama ihh, huhuhu," ujar @Falishaica1. "Sama juga, yang mau ketemu Pak Jokowi yang deg-degan aku," tulis @wndaagta.
 
Melihat keriuhan ini, akun @45Dayucitra mencoba meluruskan. “Ketemunya kan nggak secara langsung ya? Aku dengar-dengar mereka berpidato di masing-masing tempat. Nah, nanti digabungin terus disiarin secara live gitu," jelasnya. "Mereka nggak ketemu langsung, cuma ngasih pidato masing-masing dari negara sendiri-sendiri, jadi mereka bisa lihat dari vidio/vidio call," tambah @aQjUahZ91zwZKT6. 
 
BTS diundang Komite Korea untuk UNICEF di Sidang Majelis Umum PBB itu. Boyband beranggotakan 7 orang itu akan berbicara tentang kesulitan yang dihadapi generasi mendatang akibat pandemi Covid-19. “Pesan harapan BTS akan disiarkan ke dunia pada pertemuan tingkat tinggi Group of Friends of Solidarity for Global Health Security pada 23 September,” kata Komite Korea untuk UNICEF seperti dikutip dari Soompi, kemarin. 
 
Mendengar twitter Jokowi banyak di-mention Army (nama penggemar BTS), Dirjen Multilateral Kementerian Luar Negeri, Febrian Rubbyard menjelaskan, Jokowi akan berpidato di depan pejabat tinggi negara atau yang mewakilinya. "Kayanya nggak (bareng BTS) karena yang pembicaranya ini high level segment," ucap Febrian kepada Rakyat Merdeka, semalam. [UMM]