Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur Ramah Lingkungan
- Liburan ke Bandung Naik Whoosh, Diskon Tiket hingga 75 Persen
- BSI LYFE Card Sasar Nasabah Milenial dan Gen Z
- Menko Bahlil Usut Dugaan Perusahaan Asing Menambang Di Kebun Sawit
- Dua Tahun Prabowo, BPOM Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan
Ini Kata Kemenkes Dan BPOM, Soal Bupati Sleman Yang Positif Covid Setelah Disuntik Vaksin Sinovac
Jumat, 22 Januari 2021 13:26 WIB
Sebelumnya
Senada, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan, vaksinasi menggunakan CoronaVac harus dilakukan sebanyak dua kali oleh penerima, agar dapat terlihat kemanjurannya.
“Pak Bupati terdeteksi Covid-19 setelah 7 hari penyuntikan vaksin yang pertama. Sedangkan efikasi vaksin, terlihat setelah 2 kali suntikan. Pembentukan antibodi mencapai puncaknya 14 hari setelah penyuntikan ke-2,” jelas Penny.
Vaksinasi membutuhkan waktu, agar sistem imun meningkat sampai tahap perlindungan. Saat ini, vaksinasi di Indonesia masih tahap pertama. Tahap kedua dilaksanakan dua pekan setelah suntik dosis pertama.
Penny juga mengimbau masyarakat, agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Meski telah divaksin.
Baca juga : Ini Kelompok Masyarakat Yang Tak Bisa Disuntik Vaksin Sinovac
"Penerima vaksin harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak agar tak terinfeksi Covid-19," tandasnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya