Dark/Light Mode

Ini Kata Kemenkes Dan BPOM, Soal Bupati Sleman Yang Positif Covid Setelah Disuntik Vaksin Sinovac

Jumat, 22 Januari 2021 13:26 WIB
Bupati Sleman Sri Purnomo (Foto: Instagram)
Bupati Sleman Sri Purnomo (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Berita Bupati Sleman Sri Purnomo terkena Covid-19, viral seharian kemarin. Apalagi, bupati kelahiran 22 Februari 1961 itu baru saja menerima suntikan vaksin Covid Sinovac pada 14 Januari 2021.

Orang pun lantas mengaitkan keampuhan vaksin Covid Sinovac, dengan sakit yang dialami Sri Purnomo.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, dalam kasus ini, vaksin Sinovac belum membentuk antibodi di tubuh Sri Purnomo.

Berita Terkait : Curhat Kena Covid, Bupati Sleman: Vaksin Tetap Harus Dibarengi Prokes

"Vaksin Covid Sinovac membutuhkan waktu 14-28 hari setelah penyuntikan kedua, untuk membentuk antibodi. Sedangkan, Pak Bupati baru menerima satu dosis vaksin Sinovac. Jadi, efeknya belum muncul," terang Siti Nadia.

"Apalagi, ini baru satu dosis penyuntikan. Sehingga, belum ada antibodi yang cukup untuk melawan infeksi Covid-19," imbuhnya.

Meski begitu, Siti Nadia menilai, vaksin Sinovac sudah bekerja cukup baik dalam tubuh Sri Purnomo. Sudah mulai memberikan perlindungan, karena yang bersangkutan positif tanpa gejala. Tak ada tanda-tanda gejala berat.

Berita Terkait : Puskesmas Ciracas Mulai Suntikkan Vaksin Covid-19 Ke Tenaga Kesehatan

"Bapak Bupati kondisinya baik. Meskipun positif, tidak ada gejala. Bahkan, ketika diperiksa, paru-paru tidak ada gangguan. Ini berarti vaksin Covid Sinovac telah memberikan perlindungan. Sakitnya tidak berat," papar Siti Nadia.

Ia pun meminta masyarakat, agar dapat mengambil pelajaran dari kasus positifnya Sri Purnomo. Masyarakat harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Tak boleh lengah.

Masyarakat juga diimbau untuk memahami bahwa antibodi baru akan terbentuk 3-4 pekan, setelah penyuntikan vaksin kedua.

Berita Terkait : Kongkow Usai Divaksin Covid, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil Polisi

"Kasus ini bisa jadi pembelajaran masyarakat, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan," tegas Nadia. 
 Selanjutnya