Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Aktivitas Guguran Awan Panas Gunung Merapi Naik Terus
BPBD Sleman Evakuasi Warga Dusun Turgo Ke Barak Purwobinangun
Rabu, 27 Januari 2021 20:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengevakuasi warga Dusun Turgo ke barak pengungsian Kelurahan Purwobinangun, setelah aktivitas guguran awan panas Gunung Merapi meningkat signifikan sejak Rabu (27/1) pagi.
Baca juga : Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Masih Tinggi, Masyarakat Diimbau Tak Panik
"Hingga malam ini, tercatat 36 kali guguran awan panas Merapi, dengan jarak luncur berkisar antara 500 hingga 3.000 meter. Atas pertimbangan keselamatan, warga kelompok rentan di Dusun Turgo kami evakusi ke barak Purwobinangun, Kecamatan Pakem," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan di Sleman, seperti dilansir Antara, Rabu (27/11) malam.
Baca juga : Gunung Merapi Naik Status, Pertamina Siagakan Operasional Dan Saluran Bantuan Gas
Meskipun Dusun Turgo berjarak 6,5 kilometer dari puncak Gunung Merapi, warga kelompok rentan dievakuasi ke barak pengungsian Purwobinangun. Mengingat peningkatan aktivitas guguran awan panas Merapi, dapat terjadi sewaktu-waktu.
Baca juga : Aktivitas Vulkanik Terus Meningkat, Gunung Merapi Naik Status Jadi Siaga
"Rekomendasi radius aman yang dikeluarkan BPPTKG Yogyakarta masih berjarak 5 kilometer dari puncak Merapi. Namun, karena intensitas guguran awan panas tinggi, maka warga kelompok rentan kami evakuasi ke barak Purwobinangun," jelasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya