Dark/Light Mode

Presiden Minta Panglima TNI Dan Kapolri Sapu Bersih KKB Di Papua

Senin, 26 April 2021 20:04 WIB
Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Papua. (foto:ist)
Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Papua. (foto:ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meminta kepada Panglima TNI, Marsekal TNI, Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo untuk menangkap seluruh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Papua.

Hal ini disampaikan Presiden usai mendapatkan laporan dari Panglima TNI dan Kapolri tentang gugurnya Kabinda (Kepala BIN Daerah), Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya dalam kontak senjata dengan KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua pada, Minggu (25/4/) lalu.

Baca Juga : Gugur Bertugas, 53 Prajurit KRI 402 Diberi Kenaikan Pangkat

“Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB. Saya tegaskan, tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok tanah air,” ujarnya dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Senin (26/4/).

Presiden juga memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada Brigjen TNI I Gusti Putu Danny atas dedikasi, pengabdian, serta pengorbanannya.

Baca Juga : Menakar Keterkaitan Bahasa Sansekerta Dengan Artificial Intelligence

“Atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga dan yang ditinggalkan. Mari kita mendoakan semoga arwah almarhum Brigjen TNI I Gusti Putu Danny mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Presiden.

Turut mendampingi Presiden pada keterangan pers tersebut, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Budi Gunawan. [MFA]