Dark/Light Mode

Rajin Baca Aduan Warga Via WA

Kapolri Pantas Dicontoh

Rabu, 14 April 2021 07:20 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan aplikasi Propam Presisi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/4/2021). (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan aplikasi Propam Presisi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/4/2021). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Beragam gebrakan dilakukan Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah jadi Kapolri. Terbaru, kemarin, dia meluncurkan dua program keren. Pertama, meluncurkan aplikasi SINAR alias SIM Nasional Presisi. Lewat aplikasi ini, masyarakat yang ingin memperpanjang SIM bisa lewat online. Bayarnya juga langsung ke bank. Lewat aplikasi ini, maka rumor-rumor ada pungli saat pembuatan SIM, bisa terkikis. Kedua, meluncurkan aplikasi Propam Presisi. Aplikasi ini bisa dipakai masyarakat untuk mengadukan secara langsung jika ada oknum Polisi yang nakal. Dengan cepat, mudah dan transparan, masyarakat bisa mengakses aplikasi ini.

Terkait peluncuran program kedua, Kapolri mengingatkan anak buahnya, bukan saatnya lagi menutupi kekurangan dan kesalahan di internal. Dia ingin, kalau ada oknum yang melakukan kesalahan harus ditindak.

Tak hanya membuka aplikasi canggih itu bagi pengaduan masyarakat, Kapolri juga mengaku membuka akses nomor WhatsApp-nya sendiri ke warga masyarakat. Dan, hebatnya juga, Kapolri masih rajin membaca berbagai laporan dan pengaduan masyarakat di HP-nya itu. Dibaca sendiri, bukan dilaporkan bawahan. Atas sikapnya ini, Kapolri mendapat pujian dari masyarakat, baik di dunia maya, maupun di dunia nyata.

Berita Terkait : Kapolri Saja Masih Terima Aduan Masyarakat Via WA, Kapolda Dan Kapolres Tolong Contoh Ya

Pengakuan Kapolri suka membaca berbagai aduan masyarakat itu diungkapkan saat memberikan sambutan dalam peluncuran aplikasi Propam Presisi sekaligus membuat Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, kemarin.

Dalam sambutannya itu, eks Kabareskrim Polri ini meminta kepada seluruh jajarannya untuk bersikap sigap. Setiap laporan yang datang dari masyarakat harus direspon dengan cepat. Kalau ini bisa dilakukan, Sigit optimis, institusi Polri makin dicintai oleh rakyat.

Sigit lantas memberikan contoh bagaimana ia masih menerima pengaduan masyarakat yang dikirim langsung lewat WA miliknya. Kata dia, isi pengaduannya itu macam-macam. Ada soal keterlambatan penanganan perkara, mafia tanah, atau ketidaknetralan anggota.

Berita Terkait : Ibadah Paskah, Kapolri Pastikan Tidak Ada Gangguan Keamanan

Banyak juga pengaduan itu dari orang yang tidak ia kenal. Pengaduan tersebut kadang ia balas langsung. Kadang, ia baca lalu diteruskan ke satuan kerja terkait untuk segera ditindaklanjuti. “Sampai sekarang itu masih saya lakukan,” kata Sigit.

Apa yang dilakukannya itu, lanjut Sigit, harus bisa dicontoh juga oleh para anak buahnya. Ia berpesan kepada pimpinan kepolisian wilayah untuk meningkatkan layanan dan merespons dengan baik pengaduan yang disampaikan masyarakat.

“Kalau saya yang jadi Kapolri masih mau menerima dan membaca pengaduan-pengaduan tersebut, saya nggak bisa bayangkan kalau seorang Kasatker, seorang Kapolda, Kapolres, rekan-rekan yang dinas di Propam tidak mau membaca,” kata Listyo.

Berita Terkait : Kunjungi Sulut, Kapolri Pastikan Wilayah Mayoritas Nasrani Aman Beribadah Paskah

Jenderal bintang empat ini pun menegaskan kepada jajarannya yang mendapat pesan yang ia teruskan untuk segera membuat rencana aksi. “Harus ada langkah sehingga pengaduan tersebut bisa dituntaskan,” ujarnya.
 Selanjutnya