Dark/Light Mode

7.300 Pekerja Migran Pulang Kampung, Garda BMI Siap Bantu Pemerintah

Kamis, 3 Juni 2021 19:04 WIB
Ketua Umum Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Imam Subali. (Foto: Ist)
Ketua Umum Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Imam Subali. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Imam Subali menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah ihwal rencana 7.300 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan kembali dari luar negeri.

Beragam program sudah dipersiapkan, termasuk membantu mencarikan pekerjaan baru bagi BMI yang pulang kampung.

"Garda BMI siap turut andil bersama pemerintah mencarikan solusi terbaik buat saudara-saudara kita, para pekerja migran Indonesia," ujar Imam Subali kepada RM.id, Kamis (3/6).

Baca Juga : Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital

Pernyataan ini tanggapan atas pendapat Wakil Ketua DPR, sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Gus AMI yang meminta agar ribuan pekerja migran tersebut mendapatkan perlindungan optimal setibanya di Tanah Air.

Sebagai salah satu organisasi sayap PKB, Imam Subali menegaskan tidak akan mengecewakan Gus AMI yang menurutnya begitu peduli terhadap nasib para pekerja migran Indonesia. Selain siap bekerja sama dengan pemerintah, beragam program untuk para pahlawan devisa juga sudah siap.

Di antaranya adalah program pemberdayaan PMI Purna. Yaitu mengaryakan kembali mantan PMI yang sudah kembali ke Tanah Air sesuai dengan pengalaman kerja yang dilakoni di luar negeri. Begitu ribuan PMI datang, maka Garda BMI siap melakukan advokasi tersebut.

Baca Juga : Kepala Perpusnas Dorong Instrumen Akreditasi Perpustakaan Dilengkapi

"Tujuan kami, agar mereka tetap produktif dan mengembangkan potensi yang di miliki," tutupnya.

Sebelumnya, Gus AMI mengingatkan agar 7.300 PMI agar mendapatkan perlindungan optimal sepulangnya ke tanah air. Semuanya harus diantisipasi dengan baik. Mulai dari anggaran, sumber daya manusia (SDM), hingga pembiayaan bagi mereka yang datang dalam kondisi sakit.

"Semua harus dikonsolidasikan dan dikoordinasikan antar-seluruh stakeholder," ujar Gus AMI, melalui keterangan tertulis, Rabu (2/6).

Baca Juga : Nanjak 11.092, Kasus Sembuh Tertinggi Sejak 4 Bulan Terakhir

Gus AMI meningatkan, medio Juni-Juli 2021, sebanyak 7.300 PMI akan pulang ke tanah air, setelah masa kontrak mereka habis. Menilik jumlah yang tidak sedikit, dan situasi bangsa yang tengah berjuang melawan pandemi Covid-19, maka dibutuhkan persiapan yang matang ihwal ini.

"Prinsipnya, semua langkah taktis dan strategis harus dilakukan untuk memberikan pelayan optimal. Pendataan yang jelas kepada PMI, koordinasikan dengan dinas terkait, lakukan pemberdayaan melalui program Desa Migran Produktif, dan berikan bantuan pemberdayaan melalui program-program inkubasi bisnis," sarannya. [BSH]