Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali memecahkan dengan angka 854, pada Jumat (9/7). Mengungguli rekor sebelumnya, yang pecah pada Rabu (30/6) dengan angka 675. Sehingga, total kasus terkonfirmasi di DIY kini berjumlah 26.793.
Jumlah pasien sembuh, dilaporkan bertambah 252 orang, sehingga total angka kesembuhan di Bantul menjadi 17.662 orang.
Baca juga : Tembus 12.974 Kasus, Corona Di Jakarta Meledak Lagi
Sedangkan kasus meninggal dunia, bertambah 14 orang. Dengan rincian Kecamatan Jetis 3 orang, Kretek 2 orang, Pajangan 2 orang. Ditambah dari Sanden, Pundong, Imogiri, Banguntapan, Pleret, Sewon, dan Kasihan masing-masing 1 orang. Dengan demikia, total kasus kematian di Bantul menjadi 590 orang.
Untuk kasus aktif yang masih menjalani isolasi dan karantina di rumah sakit rujukan, per hari Jumat (9/7) naik menjadi 8.581 orang.
Baca juga : Dua Hari, Kasus Corona Jakarta Turun Di Bawah 10 Ribu
Dalam situasi ini, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta masyarakat mematuhi Instruksi Bupati Bantul tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, demi menekan laju penambahan kasus positif Covid-19.
"Jika sedulur (saudara) menemukan pelanggaran PPKM Darurat dari 3 Juli hingga 20 Juli 2021, silakan bisa menyampaikan aduan ke Satpol PP," kata Abdul Halim seperti dilansir Antara, Sabtu (10/7).
Baca juga : Duh, Kasus Terinveksi Covid-19 Di Lampung Bertambah 266 Orang
Selain itu, Abdul Halim juga meminta warga Bantul terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun disertai air mengalir dan mengurangi mobilitas. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya