Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kasus Aktif Masih Tinggi, PPNI Dukung Perpanjangan PPKM Darurat

Jumat, 16 Juli 2021 10:37 WIB
Ketua Umum PPNI Harif Fadhillah (Foto: Istimewa)
Ketua Umum PPNI Harif Fadhillah (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mendukung kebijakan pemerintah untuk memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, menyusul masih tingginya kasus aktif Covid-19 di berbagai daerah.

"Itu bisa mengurangi transmisi penularan dan menekan jumlah kasus. Sehingga, beban kerja perawat atau tenaga kesehatan lainnya menjadi berkurang," kata Ketua Umum PPNI, Harif Fadhillah dalam keterangannya, Jumat (15/7).

Berita Terkait : Dukung Perpanjangan PPKM Darurat, Semua Pihak Diminta Berkorban

"PPKM Darurat ini kan membatasi mobilitas dan berbagai aktivitas yang memungkinkan orang berkumpul," imbuhbha.

Harif menuturkan, sejak awal, PPNI mendukung penanganan pandemi pada sektor hulu, dengan membatasi mobilitas orang. Sebab, faktor utama penularan Covid-19 adalah interaksi yang terjadi antar manusia.

Berita Terkait : DPR Setuju Perpanjangan PPKM Darurat, Asal Penuhi Syarat-syarat Ini

"Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan untuk mengurangi kasus Covid-19. Tokoh masyarakat, tokoh agama, pejabat, jangan memberikan contoh yang justru bertolak belakang dengan protokol kesehatan," imbau Harif.

"Sebenarnya kalau kita sadar, nggak perlu pakai aparat, kita jaga diri masing-masing. Masyarakat adalah garda terdepan kunci pengurangan transmisi, memutus mata rantai. Apalagi, varian Delta yang katanya karakternya cepat dan progresif," jelas Harif. [HES]