Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bupati Banjarnegara Yang Keseret Kasus Korupsi Punya Harta 23 M

Rabu, 11 Agustus 2021 15:44 WIB
Gedung KPK. (Foto: Ist)
Gedung KPK. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nama Budhi Sarwono, Bupati Banjarnegara, terseret dalam kasus korupsi berupa kegiatan turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR tahun 2017-2018 serta sejumlah penerimaan gratifikasi.

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah rumah dinas dan kantor Budhi. Dari kedua tempat itu, KPK menemukan sejumlah dokumen terkait perkara korupsi tengah ditangani komisi antirasuah tersebut. 

Berita Terkait : Geledah Kantor dan Rumah Bupati Banjarnegara, KPK Angkut Dokumen Penting

Berapa harta kekayaan Budhi? Berdasarkan data di laman elhkpkn.kpk.go.id, total harta kekayaannya mencapai Rp 23.812.717.301 (Rp 23 miliar).

Rinciannya, Budhi memiliki dua bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Banjarnegara senilai Rp 1.292.495.014. Kemudian, dia juga memiliki harta bergerak lainnya Rp 54.200.000 dan surat berharga Rp 10.826.607.919.

Berita Terkait : KPK Sudah Rampungkan Penyidikan Kasus Korupsi PT Nindya Karya

Serta kas dan setara kas senilai Rp 11.639.414.368. Budhi tercatat tidak memiliki alat transportasi. Dia juga tidak memiliki utang maupun piutang.

Diketahui, KPK tengah melakukan penyidikan kasus dugaan gratifikasi dan korupsi terkait kegiatan pengadaan, pemborongan, ataupun persewaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Banjarnegara pada 2017-2018.

Berita Terkait : PPKM Bisa Dilonggarkan, Kalau Kasus Baru Sudah 13 Ribuan

Namun, KPK masih enggan membeberkan siapa saja pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah tersebut. 

Komisi pimpinan Firli Bahuri cs akan mengumumkan secara lengkap kronologis serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya proses penangkapan dan penahanan. [OKT]