Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dosen Berkompetensi Internasional UIN Bandung Tambah 28 Orang

Selasa, 7 September 2021 20:59 WIB
Penyerahan sertifikat International Boards of Standards untuk 28 dosen UIN Bandung. (Foto: Dok. UIN Bandung)
Penyerahan sertifikat International Boards of Standards untuk 28 dosen UIN Bandung. (Foto: Dok. UIN Bandung)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 28 dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung lolos uji kompetensi internasional yang diselenggarakan International Boards of Standards (IBS), anggota American Academy yang bergabung bersama CHEA International Quality Group. Sertifikat kompetensi diserahterimakan secara virtual oleh Presiden Chapter Asia Pasific, Prof Fauzi Hasan, kepada Rektor UIN Bandung, Prof Mahmud, di Gedung O Djauharuddin AR, Bandung, Selasa (7/9). 

Dalam sambutannya, Prof Fauzi Hasan menyebutkan, uji kompetensi ini merupakan pengakuan (rekognisi) bahwa dosen UIN Bandung tersebut memiliki kompetensi yang diakui lembaga internasional. “Pencapaian tingkat internasional pada individu dan institusi itu merupakan keharusan. Kami, American Academy ada di 174 negara. Berusaha memberikan pengakuan kompetensi kepada para profesional, salah satunya di Indonesia. Saat ini merupakan satu-satunya yang diakui oleh Kemendikbudristek,” jelasnya.

Berita Terkait : Dubes Muhammad Iqbal, Bangga RI Runner Up Kompetisi Tari Internasional Tufag

Rektor UIN Bandung Prof Mahmud bersyukur dengan bertambahnya dosen yang mendapatkan rekognisi internasional. Setelah ada sembilan orang di tahap awal, kini ada 28 orang yang lolos uji kompetensi. 

“Kita tidak bisa hanya memiliki kompetensi di tingkat lokal, tapi harus juga tingkat internasional. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih banyak dari sekarang. Program ini harus dikawal, terus agar ada peningkatan. Lembaga kita tidak hanya bergengsi di tingkat nasional, tapi meraih pengakuan global,” jelasnya.

Berita Terkait : Ular Besar Sedang On Fire

Mahmud mengingatkan, para penerima sertifikat kompetensi tersebut tidak hanya merupakan hasil perjuangan pribadi juga institusi. “Untuk teman-teman yang hari ini memperoleh pengakuan internasional, harus dibuktikan di lapangan. Jangan hanya bangga mendapatkan sertifikat,” pesannya.

Rektor pun mengajak agar terus dilakukan perbaikan untuk kemajuan organisasi. “Mari melakukan perubahan menjadi lebih baik, secara individu dan institusi. Kita harus sadar berada di lembaga Islam. Memberi manfaat untuk institusi agar semakin baik lagi. Tim kerja harus terus ditata. Agar sama-sama bekerja dan bekerja bersama. Syukuri anugerah melalui institusi tempat kita bekerja,” ujarnya. 
 Selanjutnya