Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Setelah Corona Membaik
Alhamdulillah, Negara Kita Tak Lagi Dikucilkan Dunia
Senin, 20 September 2021 08:05 WIB
Sebelumnya
Setelah kebijakan ini dibuka, tercatat ada 974 warga negara asing yang masuk ke negara kita. Sementara untuk kegiatan wisata, Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan, kemungkinan Indonesia akan membuka pintu masuk bagi turis asing pada 2022, ketika cakupan vaksinasi mencapai setidaknya 50-70 persen untuk dosis kedua.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, keberhasilan dalam penanganan Corona ini tak lepas dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Juga dengan para ahli seperti epidemiolog, klinisi, organisasi profesi, hingga organisasi masyarakat. Dari kolaborasi itu, diputuskan pengetatan mobilitas yang diterjemahkan melalui kebijakan PPKM Level 1 hingga Level 4 yang masih berlangsung sampai saat ini.
Baca juga : Cekik Petani, Kelonggaran Kebijakan Cukai Dinanti
"Kebijakan ini ternyata mampu menurunkan laju penularan," kata Nadia, saat dikontak Rakyat Merdeka, kemarin. Selain itu, vaksinasi juga terus ditingkatkan untuk bisa menciptakan kekebalan komunal lebih cepat.
Meski keadaan sudah membaik, Nadia meminta masyarakat terus mewaspadai ancaman lonjakan kasus dan risiko masuknya varian virus baru. Di antaranya dengan mengikuti dan menyukseskan program vaksinasi dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker.
Baca juga : Corona Belum Hilang, Masyarakat Diminta Tetap Jaga Prokes
Hal senada disampaikan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi. Ia minta warga untuk membatasi mobilitas. Peringatan ini menindaklanjuti laporan WHO yang menyoroti adanya peningkatan mobilitas masyarakat di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa-Bali.
Secara khusus, Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menilai, keberhasilan penanganan Corona ini tak lepas dari kepemimpinan Komandan PPKM Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut Pandu, Luhut terbuka dengan segala kritik dan saran. Luhut juga tak malu mengatakan tidak mengerti apa-apa.
Baca juga : Alhamdulillah, Kita Dapat Bantuan Alkes Dari Malaysia
Pujian tersebut disampaikan Pandu di akun Twitter miliknya, @drpriono1. "LBP komandan perang di wilayah yang paling sulit -Jawa-Bali. Salut sudah berhasil menekan Rt~1. Di setiap rapat strategis, semua ditanya detail semua rapat berbasis data evaluasi. Teruskan Pak Luhut, targetkan tingkat penularan serendah-rendahnya. Kita pasti bisa!" tulis Pandu. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya