Dewan Pers

Dark/Light Mode

PON Papua, Binaraga DKI Sabet 2 Perunggu

Senin, 4 Oktober 2021 23:53 WIB
Atlet binaraga raih perunggu di PON XX Papua 2021.
Atlet binaraga raih perunggu di PON XX Papua 2021.

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua atlet Binaraga DKI Jakarta hanya menggondol dua perunggu. Kedua atlet itu adalah Slamet Junaidi dan Sahri.  

Slamet Junaidi turun dikelas 60 Kg dan Sahri turun pada kelas 70 Kg. Untuk kelas 60 Kg, emas diraih oleh Papua dan perak untuk Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sementara di kelas 70 Kg, emas direbut oleh Papua dan Perak untuk Jawa Tengah. Pertandingan digelar di Auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua, Senin (4/10).

Berita Terkait : Sepatu Roda DKI Juara Umum, Sabet 13 Medali Emas, 8 Perak Dan 2 Perunggu

Ketua Pembina sementara Atlet Binaraga DKI Jakarta, Ahmad Yani mengatakan, dirinya bersama tim sudah bekerja keras untuk meraih medali. 

Dia menyatakan, dirinya bersama M Ied (sekretaris) dan Hari Buhari (bendahara) hanya bekerja menyiapkan atlet hanya satu bulan atau sekitar 30 hari. 

"Total jika dihitung berdasarkan SK KONI kami mengawal atlet binaraga hanya 1 bulan sebelum PON. Saya rasa ini adalah kerja keras tim, pelatih, atlet dan semua pihak yang telah peduli dengan binaraga," ungkapnya di Auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua, Senin (4/10).

Berita Terkait : Putra Jabar Bikin DKI Nyungsep

Yan sapaan akrabnya mengaku, waktu satu bulan memang tidak mudah untuk mempersiapkan atlet. "Kami harus menyiapkan pembinaan, Training Camp (TC) dan tes body," tegas Wakil Ketua Bidang Humas dan  IT KONI DKI Jakarta ini.

Hal senada diucapkan oleh Wakil Ketua Bidang Kemitraan KONI DKI Jakarta, Hari Buhari. 

"Sejak SK keluar kami terus menyusun strategi agar atlet binaraga bisa meraih medali. Tapi hasilnya perunggu dan ini hasil kerja keras atlet dan pelatih," ungkapnya. 

Berita Terkait : Manfaatkan Bola Mati, Sepakbola Putri DKI Bekuk Babel Di Laga Pembuka

Jurnalis senior yang biasa meliput olahraga ini berharap, Binaraga DKI ke depan bisa terus berkembang. "Kalau dilihat tren DKI naik. Pada PON 2016 di Jawa Barat, DKI hanya dapat 1 perunggu, sekarang ada dua perunggu," tegasnya. 

Buhari mengatakan, DKI Jakarta mengirim dua atlet di kelas 60 Kg dan 70 Kg. "Artinya kita sudah maksimal. Kirim dua atlet, persiapan hanya sekitar satu bulan dan keduanya dapat medali," tambahnya. [MFA]