Dark/Light Mode

Permintaannya Dipenuhi

Sambil Berkaca-kaca, Pedagang Di Sragen Doakan Sandi Jadi Pemimpin Amanah

Rabu, 13 Oktober 2021 16:23 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu para pedagang di Desa Wisata Sangiran Desa Krikilan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (Foto: Dok. Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu para pedagang di Desa Wisata Sangiran Desa Krikilan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (Foto: Dok. Kemenparekraf)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan segera membuka tempat wisata di Kawasan Pasar Budaya Sangir. Hal tersebut dikatakan Sandi saat berkunjung ke Desa Wisata Sangiran Desa Krikilan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Saat kunjungan tersebut, Sandi dicegat puluhan ibu-ibu dari kelompok dagang. Mereka mengeluhkan bahwa ekonominya carut-marut sejak pandemi.

Walaupun tetap berjualan, pendapatan para pedagang itu tetap tidak tentu. Pasalnya, Museum Manusia Purba Sangiran harus tutup. Padahal, pendapatan terbesar mereka berasal dari pengunjung museum. Penutupan sudah berlangsung hampir 2 tahun. Untuk bertahan, mereka sampai harus menjual sapi.

Ibu Parni, wakil kelompok dagang, bercerita kalau dia harus menjual dua ekor sapinya dan juga menjadi buruh jahit yang penghasilannya hanya Rp 20 ribu per hari. Semua harus dilakukan demi menopang kebutuhan sehari-hari.

Menanggapi keluhan para ibu-ibu itu, Sandi memastikan, akan segera membuka Desa Wisata Sanguran Sragen tersebut. “Seperti yang Ibu Bupati infokan bahwa Pasar Budaya Sangiran akan mulai dibuka. Tapi tentunya harus meningkatkan protokol kesehatan,” ucap Sandi, seperti keterangan yang diterima redaksi, Rabu (13/10).

Sandi menjelaskan, demi menghindari peningkatan kasus Covid-19, pembukaan sektor wisata di tempat tersebut akan dibuka secara bertahap. Tidak bisa langsung dibuka sekaligus.

Mendengar hal ini, Parni dan ibu-ibu lainnya amat gembira. Dia kemudian meminta bantuan Sandi menyeragamkan etalase pedagang agar higenitas dagangan terjaga. Sandi langsung menyanggupi.

“Saya perintahkan staf saya untuk menindaklanjuti masalah ini. Kami memiliki program BEDAKAN yang akan membantu pedagang untuk bisa meningkatkan dagangannya. Nanti akan kami pantau,” ucap Sandi, menenangkan.

Mendengar solusi ini, Parni langsung mengucapkan terima kasih. Dengan mata berkaca-kaca, dia berdoa Sandi menjadi pemimpin yang amanah. [USU]