Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Riau. Operasi senyap itu diduga terkait penerimaan hadiah untuk izin perkebunan.
Baca juga : Soal OTT KPK, Trimed: Itu Pekerjaan Mudah
"Informasi yang kami peroleh terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah terkait dengan perijinan perkebunan," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Selasa (19/10).
Baca juga : Nonton Di Bioskop Harus Taat Prokes Ya...
Ali belum bisa merinci lebih jauh konstruksi perkaranya. Saat ini, tim penyelidik masih mendalami bukti tangkap tangan dalam kasus itu. "Hingga kini masih terus dilakukan pemeriksaan," imbuhnya.
Baca juga : OTT Di Muba Terkait Pengadaan Proyek Infrastruktur
Sebanyak delapan orang terjaring dalam tangkap tangan ini. Salah satunya, Bupati Kuansing Andi Putra. "Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut," tandas Ali.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya