Dewan Pers

Dark/Light Mode

Lagi, Indonesia Terima 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac Dari Tiongkok

Selasa, 26 Oktober 2021 18:39 WIB
Vaksin Sinovac tahap ke-100 tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (26/10). ANTARA/HO-Kominfo/InfoPublik/aa.
Vaksin Sinovac tahap ke-100 tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (26/10). ANTARA/HO-Kominfo/InfoPublik/aa.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia kembali datangkan  1 juta dosis vaksin tahap ke 100 jenis Sinovac dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok.

Jumlah total vaksin yang telah disediakan Indonesia mencapai 293.058.530 dosis vaksin sampai saat ini.

Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong menyampaikan bahwa kedatangan vaksin Sinovac ini  menunjukkan komitmen Pemerintah untuk menjamin ketersediaan vaksin bagi masyarakat.

"Indonesia saat ini adalah salah satu negara dengan capaian vaksinasi tertinggi di dunia. Berkat dukungan banyak pihak, termasuk bantuan vaksin dari sejumlah negara," kata Usman dalam keterangannya, Selasa (26/10).

Berita Terkait : Indonesia Terima 684.400 Dosis Vaksin Astrazeneca Dari Selandia Baru

Meskipun sudah menerima vaksin, menurut Usman, masih dibutuhkan upaya keras dan peran serta masyarakat guna mencapai target 208 juta rakyat yang tervaksinasi. Sehingga, herd immunity atau kekebalan komunal dapat terwujud.

"Disiplin protokol kesehatan perlu tetap dijaga dan ditingkatkan agar tingkat penularan Covid-19 tidak kembali melonjak. Jangan sampai terlena dengan adanya penurunan kasus belakangan ini dan dengan banyaknya penduduk yang sudah divaksinasi," tuturnya.

Senada ditegaskan oleh Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harmadi. 

Dia mengatakan masyarakat perlu mencermati penurunan tingkat kepatuhan di sejumlah daerah, sesuai data monitoring perubahan perilaku Satgas Covid-19.

Berita Terkait : Motivasi Tinggi Modal Singo Edan Hajar Persiraja 2-0

"Jangan sampai penurunan ini menjadi celah munculnya gelombang ketiga dan masuknya varian baru,"ujar Sonny.

Dalam keterangannya, Sonny menyampaikan bahwa Pemerintah terus berupaya melakukan yang terbaik. Demikian pula partisipasi masyarakat dalam mendukung program penanganan Covid-19 juga menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian pandemi.

“Tidak ada intervensi tunggal yang dapat mengatasi Covid-19. Penerapan protokol kesehatan 3M , peningkatan testing, tracing, treatment, dan percepatan vaksinasi masih menjadi kombinasi intervensi terbaik yang bisa dilakukan bersama,”katanya.

Sejak 15 Oktober 2021, kasus harian Covid-19 dikabarkan konsisten di bawah 1000 orang dan positivity rate di bawah 1 persen. 

Berita Terkait : Lawan Persebaya, Macan Kemayoran Dilarang Matikan Saklar

Di samping itu, dengan ketibaan vaksinasi tahap 100 ini, maka jumlah total vaksin yang telah disediakan Indonesia telah mencapai 293.058.530 dosis vaksin.

Sebanyak 153.900,280 dosis datang dalam bentuk vaksin bulk (bahan baku) yang kemudian diolah semuanya menjadi 125.400.000 dosis vaksin jadi, dan 139.158.250 dosis datang dalam bentuk vaksin jadi.

Adapun vaksin jadi yang datang ke Indonesia terdiri dari Vaksin Sinovac dalam bentuk jadi 66.776.000 dosis, Vaksin AstraZeneca 33.456.030 dosis, Vaksin Sinopharm 8.450.000 dosis, Vaksin Moderna 8.000.160 dosis, Vaksin Pfizer 21.976.060 dosis dan Vaksin Jansen 500.000 dosis. [MFA]