Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Sebelumnya
Meski Jokowi sudah mengatakan demikian, masih saja ada pihak yang meragukan. Salah satunya, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago. Dia menganggap, janji pemerintahan Jokowi terbuka atas kritikan publik sebatas gimik politik.
Pangi lalu merujuk ke indeks demokrasi Indonesia yang menurun. Di kepemimpinan Jokowi, Indonesia berada di urutan ke-63. Hasil survei Voxpol juga menunjukkan penurunan kebebasan berpendapat.
Baca juga : PAN Apresiasi Permintaan Jokowi Turunkan Harga Tes PCR, Tapi...
"Ketakutan publik mengkritik pemerintah adalah lonceng kematian demokrasi. Padahal, kritik itu vitamin," ulas Pangi.
Pangi juga merujuk ke hasil kajian Freedom House dan Economist Intelligence Unit. Lembaga ini menemukan fenomena mundurnya demokrasi.
Baca juga : Ditelusuri KPK, Aliran Duit Suap Bupati Kuansing
Agar masyarakat tidak takut mengkritik, lanjutnya, Jokowi harusnya merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun, revisi tersebut baru sebatas wacana. Sampai saat ini, revisi belum juga dilakukan.
"Publik mendukung revisi Undang-Undang ITE, yang memberangus suara kritik. Presiden harusnya sudah eksekusi revisi lewat powernya. Tapi, realitasnya hanya gimik dan lips service semata," kritik Pangi. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya