Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi tak pernah menutup kuping terhadap berbagai kritik yang bermunculan di masyarakat. Jokowi mendengarkan semua kritik itu. Jokowi pun berjanji, akan menjawab semua kritik itu melalui kinerja.
Jokowi sadar, pemerintahannya dibanjiri kritik dari berbagai pihak. Kritik itu berawal dari sejumlah program yang belum terselesaikan. Namun, Jokowi tidak masalah dengan kritikan itu. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini justru merasa, kritik dan masukan tersebut sangat penting bagi jalannya roda pemerintahan.
Baca juga : PAN Apresiasi Permintaan Jokowi Turunkan Harga Tes PCR, Tapi...
"Kritik yang membangun itu sangat penting. Dan Pemerintah akan menjawab dengan pemenuhan tanggung jawab agar membuahkan hasil yang diharapkan untuk kepentingan rakyat," ucap Jokowi, dalam Kongres VI Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, yang disiarkan kanal Youtube IJTI Channel, kemarin.
Jokowi lalu memberikan bukti tak pernah melarang kritik. Salah satunya, Pemerintah membuka ruang bagi insan pers menyampaikan kritik publik.
Baca juga : Ditelusuri KPK, Aliran Duit Suap Bupati Kuansing
Ia lalu berpesan, agar pers mendukung transformasi kemajuan bangsa, dengan tidak menyajikan informasi untuk mencari klik semata. "Jurnalisme tidak sekadar fakta, tetapi juga memperhitungkan dampak. Tidak saja good journalism, tapi juga wise journalism, jurnalisme yang bijak," pesannya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya