Dark/Light Mode

BPBD Puji Kesigapan Pertamina

Kebakaran Tangki Cilacap Padam Kurang Dari 13 Jam

Senin, 15 November 2021 06:46 WIB
Kepulan asap terlihat dari tangki 36 T 102 yang terbakar di Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (14/11/2021). (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/foc).
Kepulan asap terlihat dari tangki 36 T 102 yang terbakar di Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (14/11/2021). (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/foc).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina sigap menanggulangi kebakaran Tangki, di Kilang Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Kurang dari 13 jam, kebakaran berhasil dipadamkan.

Kebakaran terjadi di tangki 36 T-102, pukul 19.00 WIB, Sabtu (13/11). Dan, berhasil dipadamkan pada Minggu (14/11) pukul 07.45 WIB. Artinya, kebakaran berhasil ditaklukan kurang dari 13 jam.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menerangkan, kebakaran Tangki 36 T-102 di Cilacap sebenarnya telah berhasil dipadamkan pada malam itu juga, pukul 23.05 WIB.

Baca juga : BPBD Cilacap Puji Kesigapan Pertamina Padamkan Kebakaran

“Tetapi karena foam terbuka, sehingga terjadi kebakaran lagi. Namun, pada hari (Minggu) pukul 07.45 WIB, berkat upaya maksimal tim pemadam di lapangan, sudah berhasil dipadamkan,” ungkap Nicke dalam konferensi pers secara virtual, seperti dilansir Antara, kemarin.

Nicke memastikan insiden kebakaran tidak berpengaruh terhadap produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kilang.

“Yang terbakar satu tangki dari 228 tangki yang ada di Cilacap, jadi bisa dipastikan kilang tetap beroperasi. Tidak ada shutdown. Sehingga tidak berpengaruh terhadap produksi,” ujar Nicke.

Baca juga : Dirut Pertamina: Kebakaran Di Tangki Cilacap Berhasil Dipadamkan

Nicke menuturkan, pihaknya telah memeriksa kondisi stok BBM di tangki-tangki kilang, pipa, terminal BBM, maupun pasokan yang ada di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).

Berdasarkan data, stok Premium cukup untuk 27 hari, Pertamax 15 hari, Pertalite di atas 10 hari, Solar 20 hari, Avtur 35 hari, Pertamax Turbo 50 hari, dan untuk stok Elpiji 12,7 hari.

Nieke juga memastikan distribusi BBM akan berlangsung normal. Baik di area Jawa Tengah maupun sebagian Jawa Barat yang termasuk cakupan wilayah dari Kilang Cilacap.

Baca juga : Dirut Pertamina Monitor Langsung Pemadaman Tangki Kilang Cilacap

“Kami menjamin pasokan BBM dan elpiji tidak terganggu oleh insiden ini. Masyarakat dimohon tidak panic buying. Karena stok sangat aman,” ujar icke.

Dia menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi dan investigasi menyeluruh terkait insiden kebakaran. Dengan begitu, dapat menjadi pelajaran untuk ke depannya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.