Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pemindahan Ibu Kota Jadi Hot Topic Di Sidang IPU Ke-144

Rabu, 23 Maret 2022 10:40 WIB
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: ist)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR, Puan Maharani melakukan, pertemuan bilateral dengan Ketua Dewan Nasional Republik Korea, Park Byeong-Seug.

Pertemuan bilateral digelar di sela-sela Inter Parliamentary Union (IPU) ke-144 di Bali International Convention Centre (BICC) The Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (22/3). 

Di awal pertemuan, Puan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Park Byeong-Seug di IPU ke-144. "Sekaligus saya juga ucapkan selamat atas terpilihnya presiden baru Republik Korea. Saya percaya Yang Mulia Bapak Yoon Suk Yeol akan dapat semakin memperkuat hubungan dengan Indonesia,” kata Puan. 

Berita Terkait : Ditemani Puan, Jokowi Buka Sidang Ke-144 IPU Di Bali

Lebih lanjut, Puan mengatakan, pertemuan bilateral dengan Korsel juga turut membahas rencana pemindahan ibu Kota Negara (IKN). Korsel diketahui memindahkan ibu kota administrasi ke Sejong yang memiliki jarak 120 kilometer dari Seoul.

“Korea siap memfasilitasi kajian-kajian terkait perpindahan ibu kota. Bapak Ketua Parlemen Korsel mengundang kami untuk datang dan menyatakan akan menyiapkan data kajian perpindahan ibu kota jika dibutuhkan,” ujar Puan kepada wartawan. 

Beberapa delegasi parlemen di IPU pun disebut banyak bercerita tentang pengalamannya melakukan pemindahan ibu kota. Salah satunya Mesir, yang juga bertukar pengalaman ketika bos DPR-nya melakukan pertemuan bilateral dengan Puan.

Berita Terkait : Pamerkan Hasil Pertanian Di Sidang IPU, Puan: Dampaknya Besar

“Mereka sampaikan kita bisa bertukar pikiran, bertukar pengalaman bagaimana kemudian cara mereka memindahkan ibu kota, termasuk pemindahan tempat-tempat pemerintah dan lembaga,” terang cucu Proklamator RI Soekarno tersebut.

Dia bilang, sejumlah negara yang sedang dan telah memindahkan ibu kota mengatakan, dalam memindahkan IKN itu harus dilakukan dengan strategi dan mapping yang cukup kuat. "Juga dukungan politik menyeluruh sehingga pembangunan tak hanya bisa dilakukan secara cepat, namun harus juga berkesinambungan,” tutup dia. 

Sebelumnya, Puan melakukan pertemuan dengan Ketua Parlemen Mesir, Hanafi Ali Gebaly. Salah satu yang menjadi pembahasan adalah soal rencana perpindahan Ibu Kota Negara. Mesir diketahui juga tengah memindahkan IKN. 

Berita Terkait : Puan: Jokowi Akan Buka Sidang IPU Ke-144 Di Bali

“Dari Mesir dia berharap bisa belajar, bertukar pengalaman terkait dengan perpindahan ibu kota negara. Karena Mesir sedang melakukan itu,” kata Puan. [UMM]