Dark/Light Mode

Kontrol Capaian dan Anggaran Pembangunan, GBHN Dinilai Perlu Dihidupkan Lagi

Senin, 29 Juli 2019 20:41 WIB
Anggota MPR, Ali Taher Parasong (kiri).  (Foto: Humas MPR)
Anggota MPR, Ali Taher Parasong (kiri). (Foto: Humas MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota MPR Ali Taher Parasong mengusulkan untuk menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Menurutnya, paling tidak, GBHN berfungsi untuk kmengontrol capaian dan anggaran pembangunan.

"Jadi, Undang-undang Dasar 1945 diamandemen atau tidak, yang penting harus ada haluan negara. Ini penting agar anggaran dan kontrol terhadap capaian pembangunan, dapat terukur dan terarah dengan baik," kata Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, dalam Diskusi Empat Pilar MPR bertema "Rekomendasi Amandemen (Konstitusi) Terbatas Untuk Haluan Negara?" di Komplek Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/7).

Baca juga : Haluan Negara Penting Agar Pembangunan Terarah dan Berkesinambungan

Ali Taher menilai, proses pembangunan saat ini tergantung pada janji-janji kampanye atau visi misi presiden. Akibatnya, proses pembangunan akan tergantung kepada presiden.

"Jangan sampai, anggaran di APBN itu menjadi tidak terstruktur, sistematis, dan masif untuk mengentaskan kemiskinan," ujar Ali Taher.

Baca juga : Lawan Andalan India, The Minions Persiapkan Mental

Menurutnya, pola GBHN yang pernah ada, memberikan warna lebih terukur dalam soal mengatur strategi pembangunan. Dengan demikian, anggaran proporsional dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan. [QAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.