Dark/Light Mode

Diundang Paus Fransiskus, Puan Akan Hadiri KTT Pemimpin Dunia Tentang Anak

Sabtu, 1 Februari 2025 23:13 WIB
Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi putranya M Rizki Pratama (kanan) dan putrinya , Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) setibanya di Bandara Ciampino, Roma, Italia, Jumat (31/1/2025). Megawati dijadwalkan menghadiri dan berbicara di World Leaders Summit on Childrens Rights yang juga akan dihadiri Paus Fransiskus di Vatikan pada Senin (3/2/2025). ANTARA FOTO/Monang Sinaga/nym.
Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi putranya M Rizki Pratama (kanan) dan putrinya , Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) setibanya di Bandara Ciampino, Roma, Italia, Jumat (31/1/2025). Megawati dijadwalkan menghadiri dan berbicara di World Leaders Summit on Childrens Rights yang juga akan dihadiri Paus Fransiskus di Vatikan pada Senin (3/2/2025). ANTARA FOTO/Monang Sinaga/nym.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri terbang ke Roma, Italia, pada Jumat (31/01). 

Mereka datang untuk menghadiri undangan dari pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus di acara World Leaders Summit on Children's Rights atau Konferensi Tingkat Tinggi Pemimpin Dunia tentang Hak Anak.

"Saya datang memenuhi undangan Paus Fransiskus karena 3 Februari nanti perwakilan negara-negara berkumpul di Vatican City menghadiri World Leaders Summit on Children's Rights," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (01/2).

Ajang World Leaders Summit on Children's Rights yang dipimpin oleh Paus Fransiskus akan diadakan pada 3 Februari 2025 di Istana Apostolik, Aula Konsistori, Kota Vatikan.

Baca juga : Dukung Generasi Muda Berprestasi, Pertamina Latih Pembalap Muda Tanah Air

Pertemuan para pemimpin global ini akan menjadi platform penting untuk mengatasi berbagai masalah paling mendesak terkait hak anak, sekaligus mendorong kerja sama internasional untuk membangun masa depan yang lebih aman dan lebih adil bagi anak-anak di seluruh dunia.

Pertemuan yang merupakan kolaborasi global bertema Let's Love and Protect Them tersebut akan dihadiri para pemimpin dunia seperti sejumlah kepala negara, pejabat tinggi, dan advokat global terkemuka untuk hak anak.

Acara ini akan menawarkan kesempatan para tokoh dunia untuk berdialog dan melakukan tindakan mendalam guna melindungi hak dan kesejahteraan setiap anak.

Puan yang diundang sebagai ketua parlemen Indonesia pun memuji Paus Fransiskus atas inisiatifnya menggelar KTT tentang hak anak itu.

Baca juga : Dua Putera Sulsel, Amran Dan Nazaruddin Umar Jadi Menteri Berkinerja Baik

"Tema konferensi ini sangat sesuai dengan situasi nyata di lapangan karena anak-anak di seluruh dunia terus menghadapi ancaman serius terhadap hak-hak mereka," ujar perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI itu yang dikutip Antara.

Pertemuan ini menyoroti banyaknya persoalan global yang berdampak terhadap hak-hak anak, mulai dari isu kelaparan, kemiskinan, ketidaksetaraan, kekerasan, eksploitasi, perang, hingga perusakan alam.

Untuk itu, Puan mendukung gelaran KTT yang berkaitan dengan World Children's Day (WCD) perdana di Vatikan pada Mei tahun lalu dan WCD kedua yang rencananya digelar pada September 2026 itu.

"Misinya bagaimana kita bisa memenuhi hak anak, termasuk hak pendidikan, perlindungan dari kekerasan dan pemenuhan hak dalam lingkup keluarga," jelasnya.

Baca juga : Dahnil Anzar Luncurkan Akademi Pemikiran Bapak Bangsa

Puan yang selama ini fokus terhadap isu anak itu mengatakan, KTT yang digelar di Vatikan ini sejalan dengan upaya DPR dalam memperjuangkan hak-hak anak.

DPR di bawah kepemimpinannya telah melahirkan sejumlah legislasi yang mendukung hak anak, termasuk melalui fungsi penganggaran dan pengawasan. Salah satu beleid yang telah disahkan DPR untuk memperjuangkan hak anak adalah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan (KIA).

Pimpinan DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini berharap Indonesia dapat berkontribusi dalam gelaran World Leaders Summit on Children's Rights ini.

"Indonesia punya UU KIA sebagai langkah awal, semoga kita bisa saling belajar untuk membawa kebaikan bagi anak-anak di negara masing-masing," tambah cucu Bung Karno itu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.