Dark/Light Mode

Misa Malam Natal: Paus Fransiskus Ajak Umat Wujudkan Dunia Yang Lebih Adil

Rabu, 25 Desember 2024 13:28 WIB
Paus Fransiskus. (Foto: Vatican Media)
Paus Fransiskus. (Foto: Vatican Media)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemimpin tertinggi umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, memimpin Misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Selasa (24/12/2024). Dalam khutbahnya, Paus mengajak umat untuk merenungkan kembali kisah kelahiran Yesus, putra seorang tukang kayu miskin. Bapa Suci menekankan, kisah tersebut membawa pesan harapan bahwa setiap orang, apa pun latar belakangnya, memiliki potensi untuk memberikan dampak positif bagi dunia.

Paus Fransiskus, yang kini berusia 88 tahun, tampak dalam kondisi baik saat memimpin Misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus. Paus bisa menyampaikan khutbah dengan suara jelas meskipun Vatikan sebelumnya mengonfirmasi bahwa Paus sedang mengalami flu.

Baca juga : Misa Malam Natal, Kapolri Sambangi Gereja Katedral Jakarta

Misa tersebut dihadiri sekitar 6.000 umat di dalam Basilika Santo Petrus. Sementara 25 ribu lainnya menyaksikan melalui layar di Alun-Alun Santo Petrus.

Dalam khutbahnya, Paus Fransiskus mengajak umat Katolik di seluruh dunia untuk menemukan keberanian memperbaiki dunia dan membawa harapan bagi sesama.

Baca juga : Proyek Migas Laut Dalam Kunci Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

Menurut Paus, harapan adalah panggilan untuk bergerak maju tanpa menunda, meninggalkan kebiasaan lama, dan keluar dari sikap biasa-biasa saja atau kemalasan.

"Harapan memanggil kita.. untuk marah terhadap hal-hal yang salah dan menemukan keberanian untuk mengubahnya," ujar Paus Fransiskus seperti dilaporkan oleh Reuters.

Baca juga : Bertemu Paus Fransiskus, Arsjad Rasjid Bawa Misi Kemanusiaan Dan Berkelanjutan

Dalam Misa Malam Natal, Paus Fransiskus juga memimpin pembukaan "Pintu Suci," sebuah pintu berpanel perunggu khusus di Basilika Santo Petrus. Pembukaan ini menandai dimulainya Tahun Suci Katolik, yang dikenal sebagai Yubelium. Pintu Suci tersebut hanya dibuka selama berlangsungnya Yubelium.

Yubelium merupakan masa yang dianggap sebagai simbol damai, pemberian maaf, dan pengampunan. Tradisi ini biasanya diadakan setiap 25 tahun. Selama periode tersebut, para peziarah yang datang ke Roma dapat memperoleh indulgensi khusus, atau pengampunan atas dosa-dosa mereka. Yubelium kali ini akan berlangsung hingga 6 Januari 2026. Vatikan memperkirakan hingga 100.000 peziarah akan melewati Pintu Suci setiap harinya sepanjang Tahun Suci mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.