Dark/Light Mode

Sidak Komisi XII DPR Dan Pertamina

Distribusi LPG 3 Kg Lancar Hingga Ke Sub Pangkalan

Rabu, 12 Februari 2025 07:10 WIB
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, bersama anggota Komisi XII DPR RI, yakni Dewi Yustisiana, Alfons Manibui, Mulyadi, Sigit, dan Christina Eugenia Paruntu, turun langsung ke lapangan untuk meninjau ketersediaan serta kelancaran distribusi LPG 3 Kg di wilayah Jakarta Barat pada Senin (10/2/2025).
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, bersama anggota Komisi XII DPR RI, yakni Dewi Yustisiana, Alfons Manibui, Mulyadi, Sigit, dan Christina Eugenia Paruntu, turun langsung ke lapangan untuk meninjau ketersediaan serta kelancaran distribusi LPG 3 Kg di wilayah Jakarta Barat pada Senin (10/2/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Distribusi LPG 3 kilogram (kg) dipastikan berjalan lancar hingga ke tingkat sub pangkalan. Pasokan gas melon tetap aman dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Hal itu terungkap setelah Komisi XII DPR dan Pertamina Patra Niaga kemarin menggelar inspeksi di sejumlah lokasi.

Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya datang bersama anggota Komisi XII DPR lainnya, yakni Dewi Yustisiana, Alfons Manibui, Mulyadi, Sigit dan Christina Eugenia Paruntu.

Baca juga : Banjir Protes, Menkeu Janji Perbaiki Coretax

Rombongan ini turut didampingi oleh Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina Alfian Nasution, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan serta Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra.

Inspeksi dilakukan di tiga lokasi utama, yaitu Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Sodikun, Pangkalan Iqbal Affandi dan Sub Pangkalan Nur Hafidz.

Bambang menegaskan, kunjungan ini bertujuan memastikan pasokan LPG 3 kg tetap terjaga, khususnya di wilayah Ibu Kota. Sebelumnya pihaknya telah melakukan pengecekan di daerah pemilihan masing-masing. Hasilnya menunjukkan pasokan dalam kondisi aman.

Baca juga : Perbankan Kian Tahan Banting Hadapi Gejolak

Inspeksi di Ibu Kota pun mengonfirmasi bahwa distribusi berjalan lancar, bahkan hingga malam hari tetap beroperasi.

"Hal ini membuktikan bahwa pasokan LPG 3 kilogram mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying," ujar Bambang.

Setelah memantau distribusi di SPPBE, rombongan melanjutkan inspeksi ke Pangkalan dan Sub Pangkalan guna memastikan distribusi LPG 3 Kg berjalan lancar hingga ke tingkat konsumen akhir.

Baca juga : DKI Siapkan Database Penjualan Gas Melon

Bambang menambahkan, hasil pengecekan berat tabung LPG 3 kg menunjukkan kesesuaian, tabung kosong berbobot 5 kg dan saat terisi penuh mencapai lebih dari 8 kg. Dipastikan isi LPG benar-benar 3 kg.

Selain itu, harga yang diterapkan di pangkalan juga sesuai dengan HET, yakni Rp 16.000.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.