Dark/Light Mode

Pers Kuat, Demokrasi Kuat

Irawan Sesalkan Daerah Pangkas Belanja Media

Senin, 19 Mei 2025 07:10 WIB
Anggota Komisi II DPR Ahmad Irawan. (Foto: Dok DPR RI).
Anggota Komisi II DPR Ahmad Irawan. (Foto: Dok DPR RI).

 Sebelumnya 
Ahmad Irawan mengingatkan, keberadaan media konvensional baik cetak maupun elektronik, sejatinya bukan hanya terkait dengan menyampaikan apa yang dikerjakan oleh Pemerintah.

Namun ada tugas dan tanggung jawab Pemerintah untuk menjaga kekuatan keempat demokrasi kita, yakni kekuatan pers.

“Pemerintah harus menyadari bahwa keberadaan media kon­vensional itu tetap penting untuk sehat dan tegaknya demokrasi kita,” ucapnya.

Baca juga : Swasembada Pangan Buka Peluang Ekonomi Tumbuh

Makanya, dia ingin ada satu regulasi untuk mendorong ba­tasan belanja di media sosial. Termasuk juga porsi pemberi­taan di media-media yang sifat­nya konvensional. Jangan karena belanja media Pemerintah khu­susnya kepala daerah jor-joran ke media sosial malah membuat pers lemah.

“Hampir semua media kon­vensional ini nggak bisa membiayai dirinya. Kalau media lemah, siapa yang akan mengawasi pemerintahan. Itu kan artinya, secara sistemik bisa membuat pers kita lemah dan bahkan bisa mati,” ujarnya.

Irawan mengatakan, seorang kepala daerah, bahkan pimpinan kementerian/lembaga negara, se­tiap tindakannya, keputusannya, perbuatannya harus berdasarkan aturan.

Baca juga : RI-Inggris Kerek Kerja Sama Perdagangan Dan Investasi

Setiap kebijakan yang diam­bil tidak sekadar pilesan, atau sebatas gimmick di sosial media saja. Yang paling penting adalah kebijakannya berdampak luas buat masyarakat.

“Sebenarnya kita mengapresiasi setiap efisiensi yang bisa dilakukan oleh Pemerintah, oleh gubernur, bupati, wali kota. Tapi jangan efisiensi tersebut justru dalam jangka pendek itu bisa me­lemahkan kekuatan media, me­matikan pers kita,” katanya. KAL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Senin, 19 Mei 2025 dengan judul "Pers Kuat, Demokrasi Kuat Irawan Sesalkan Daerah Pangkas Belanja Media"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.