Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Marak Kereta Anjlok, Ketua Komisi V DPR Minta Maintenance Lebih Maksimal
Jumat, 8 Agustus 2025 09:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Lasarus, turut menanggapi soal KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir yang anjlok di Subang, Jawa Barat, dan KRL di Stasiun Jakarta Kota.
Dia menduga kejadian itu lantaran perawatan kereta api (KA) dan kereta rel listrik (KRL) serta jalurnya tidak maksimal.
"Iya, makanya saya bilang tadi, saya sampaikan bahwa itu perawatannya, itu loh, maintenancenya kelihatannya tidak maksimal," kata Lasarus, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/8).
Baca juga : Harga Tebu Anjlok, Petani Blitar Curhat Ke Ketua Komisi VI DPR
Lasarus diketahui memimpin komisi yang membidangi infrastruktur dan perhubungan. Menurut Lasarus, kereta anjlok pasti disebabkan persoalan teknis pada sarana dan prasarana perkeretaapian. Hal itu meliputi perawatan unit kereta maupun jalur kereta.
"Misalnya, dia punya relnya bermasalah kah, atau mungkin di keretanya yang bermasalah, sama-sama memungkinkan tetap jadi anjlok itu," sambungnya.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu mengungkapkan, pihaknya menerima informasi bahwa kedua peristiwa anjlok itu tidak disebabkan longsor. Ketika kereta anjlok karena longsor, peristiwa itu dianggap sebagai faktor alam.
Baca juga : Silaturahmi Ke Ponpes Al Hamidy, Kapolri Minta Nasihat Ulama Jaga NKRI
"Tapi ini dua-duanya tidak ada longsor, faktor longsor ini tidak ada. Itu bisa jadi persoalan di relnya atau keretanya gitu," ujar Lasarus.
Sebelumnya, KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir anjlok di emplasemen Stasiun Pegaden Baru, Subang, Jawa Barat, pada Jumat (1/8/2025) pukul 15.47 WIB.
Akibatnya, 80 perjalanan kereta api dibatalkan dan 42 perjalanan lainnya dialihkan melalui jalur memutar via Purwokerto-Kroya-Bandung.
Baca juga : Ketua Komisi VIII DPR Minta BPKH Dan BPH Tetap Terpisah
Sementara, KRL Commuter Line juga anjlok di Stasiun Jakarta Kota dan mengakibatkan perjalanan angkutan umum yang paling diminati di Ibu Kota itu ikut terganggu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya