Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Komisi I DPR Desak Investigasi Transparan Atas Wafatnya Prada Lucky Cepril
Jumat, 8 Agustus 2025 17:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prada Lucky Cepril Saputra Namo. Menurutnya, kejadian ini berpotensi mencederai nilai-nilai dasar institusi militer yang seharusnya menjunjung tinggi disiplin, kehormatan, dan perlindungan terhadap seluruh anggotanya.
“Komisi I DPR memandang serius insiden ini. Kami mendesak agar proses investigasi oleh Polisi Militer Angkatan Darat dilakukan secara transparan, objektif, dan menyeluruh. Tidak boleh ada ruang bagi praktik kekerasan dalam lingkungan militer, terlebih terhadap prajurit muda yang baru mengabdi,” kata Dave, kepada RM.id, Jumat (8/8/2025).
Baca juga : Marak Rojali-Rohana, Komisi XI DPR Ingatkan Alarm Pelemahan Daya Beli
Komisi I meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan mental dan budaya satuan. Upaya ini supaya tidak terjadi lagi pola relasi senior-junior yang berujung pada kekerasan.
“Reformasi internal harus menjadi prioritas, demi menjaga marwah institusi dan keselamatan seluruh prajurit,” lanjut Dave.
Baca juga : Komisi I DPR Pesan Pemerintah Hati-hati Soal Kesepakatan Data Pribadi
Sebagai bentuk tanggung jawab konstitusional, Komisi I DPR berkomitmen mengawal proses ini melalui mekanisme pengawasan dan komunikasi intensif dengan pihak TNI.
"Keadilan bagi Prada Lucky adalah keadilan bagi seluruh prajurit muda Indonesia. Kami tidak akan membiarkan kasus ini berlalu tanpa pertanggungjawaban yang jelas,” tutupnya.
Baca juga : Komisi XII DPR Warning Hilirisasi Jangan Sampai Ganggu Lingkungan
Sebelumnya, Prajurit TNI dari Teritorial Pembangunan 834 Wakanga Mere Nagekeo, Prada Lucky Namo (23), meninggal setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (6/8/2025). Lucky meninggal diduga akibat dianiaya senior sesama prajurit TNI. Polisi Militer (POM) TNI telah menangkap 4 prajurit yang diduga menganiaya Prada Lucky hingga meninggal dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya