Dark/Light Mode

Ketua MPR Ahmad Muzani Kawal Amanat Konstitusi Anggaran Pendidikan 20 Persen

Minggu, 10 Agustus 2025 18:50 WIB
Ketua MPR Ahmad Muzani Kawal Amanat Konstitusi Anggaran Pendidikan 20 Persen

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Ahmad Muzani mengapresiasi Fraksi Partai Golkar MPR RI yang telah menginisiasi Sarasehan Nasional dengan tema “Merumuskan Kembali Anggaran Pendidikan Guna Mewujudkan Amanat Konstitusi Menuju Indonesia Emas 2045”.

Ahmad Muzani mengajak untuk merumuskan strategi dan memperjuangkan keadilan serta mengawal amanat konstitusi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN/APBD.

“Tanpa pendidikan yang adil dan merata tak akan ada Indonesia yang maju dengan guru yang sejahtera dan generasi yang berjaya,” katanya dalam keynote speech yang dibacakan Wakil Ketua MPR Kahar Muzakir dalam Sarasehan Nasional Fraksi Partai Golkar di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat petang (8/8/2025).

Baca juga : 2026, Efisiensi Anggaran Dilanjutkan

Hadir dalam Sarasehan Nasional Fraksi Partai Golkar MPR ini antara lain Ketua Fraksi Partai Golkar MPR, Melchias Markus Mekeng dan pimpinan fraksi Partai Golkar lainnya, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, anggota MPR Fraksi Partai Golkar, Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah, serta narasumber Sarasehan Nasional, yaitu Muhammad Nuh (Menteri Pendidikan periode 2009-2014), Rektor Univeritas Gadjah Mada Ova Emilia, Rektor Universitas Trisakti Kadarsyah Suryadi, Rektor Universitas Yarsi Fasli Jalal.

Menurut Muzani, Pembukaan UUD RI Tahun 1945 sudah menegaskan bahwa salah satu tujuan berdirinya Republik Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hal ini diperkuat dengan amanat Pasal 31 ayat (4) UUD NRI Tahun 1945 bahwa anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD. Amanah ini sifatnya wajib bagi negara untuk melaksanakannya.

Baca juga : Jadi Ketua Dewas, Pras Kawal PAM Jaya IPO Dan Perluas Layanan Air Bersih

“Maka saya mengajak kita semua untuk bersama-sama melihat kondisi saat ini di lapangan. Mari kita bicarakan, apakah dengan alokasi anggaran yang ada dan besar itu sudah benar-benar menjawab kebutuhan sektor pendidikan kita,” ujarnya.

Muzani menambahkan untuk mencapai Indonesia Emas 2045 dibutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan inovatif. Kuncinya ada pada pendidikan yang berkualitas, merata, dan berpihak pada rakyat.

“Pendidikan yang terbaik untuk kota-kota besar, bukan pendidikan yang hanya dinikmati oleh segelintir elit, tetapi pendidikan yang membebaskan, yang memberdayakan, dan yang membangun karakter bangsa,” ujarnya.

Baca juga : PHE Cetak Generasi Emas Lewat 94 Program Anak dan Pendidikan

Muzani menambahkan, bahwa saat ini kita ingin menata ulang agar setiap rupiah benar-benar sampai kepada rakyat agar anak-anak desa mempunyai guru yang sama baiknya dengan anak-anak di kota. Agar sekolah kejuruan bisa melahirkan wirausahawan muda bukan pengangguran baru.

“Fraksi Partai Golkar sebagai bagian dari kekuatan politik utama di Republik ini harus berada di barisan depan dalam perjuangan ini. Kita lahir dari rakyat dan wajib memperjuangkan hak rakyat,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.