Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Puan Minta Kepastian Penempatan PMI yang Mandek Ke Utusan Khusus Presiden Korea
Selasa, 12 Agustus 2025 19:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPR Puan Maharani menegaskan pentingnya mempercepat pembahasan kerja sama penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan yang saat ini mandek.
Pesan itu disampaikan langsung saat menerima Delegasi Utusan Khusus Presiden Republik Korea di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Pertemuan berlangsung hangat, tapi Puan langsung menaruh sorotan pada nasib ribuan calon PMI yang menunggu kejelasan. Menurutnya, jeda pembaruan Memorandum of Understanding (MOU) Employment Permit System (EPS)—sistem izin kerja bagi tenaga asing—terlalu lama, sementara kebutuhan pekerja tetap ada.
Baca juga : Pacu Pertumbuhan Ekonomi, PU Tuntaskan Proyek Jembatan Pandansimo
“PMI di Korea adalah pekerja yang punya semangat tinggi dan produktif, jadi pasti akan memberi kontribusi positif bagi ekonomi Korea,” kata Puan.
Delegasi Korea yang hadir antara lain Cho Jeong-Sik, Seo Young-Kyo, dan Lee Jae-Gang, sebagai perwakilan khusus Presiden Lee Jae-Myung. Mereka datang sekitar pukul 14.30 WIB, disambut Puan bersama sejumlah pimpinan dan anggota DPR.
Puan menekankan, hambatan pembaruan MOU EPS terutama terkait perlindungan pekerja sektor perikanan harus dicari solusinya. “Saya harapkan dukungan dari Majelis Nasional Korea untuk memastikan perlindungan bagi PMI yang bekerja di sana. Saya juga berharap mereka selalu mendapat perlakuan yang baik dan selalu dipenuhi hak dan kewajibannya selama tinggal di Korea,” lanjut cucu Proklamator itu.
Baca juga : Dipastikan Pengacara, Nadiem Bakal Penuhi Panggilan KPK Besok
Ia juga mengingatkan, kerja sama penempatan PMI bukan sekadar soal tenaga kerja, tetapi juga jembatan hubungan antarwarga. Puan menilai, interaksi langsung antara rakyat kedua negara akan mempererat hubungan bilateral yang sudah terjalin puluhan tahun.
Selain isu PMI, Puan juga menyoroti kesamaan nilai antara Indonesia dan Korea sebagai negara demokrasi yang menjunjung hak asasi manusia dan rule of law. Dalam situasi dunia yang penuh ketidakpastian, kerja sama di berbagai bidang termasuk penempatan PMI dinilai akan membawa manfaat nyata.
Puan juga mengajak Korea untuk meningkatkan kolaborasi di sektor pendidikan, termasuk beasiswa dan pertukaran pelajar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya