Dark/Light Mode

Pati Bergejolak, DPR Minta Pemprov Jateng dan Pusat Turun Tangan

Rabu, 13 Agustus 2025 23:24 WIB
Aksi unjuk rasa warga Pati. (Foto: Antara)
Aksi unjuk rasa warga Pati. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabupaten Pati sedang bergejolak. Ribuan orang menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (13/8/2025), mendesak Bupati Pati Sudewo untuk mundur. 

Menyikapi hal ini, Anggota Komisi II DPR Mohamad Toha meminta Pemprov Jawa Tengah (Jateng) dan Pemerintah Pusat untuk turun tangan. Agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik.

Baca juga : Menteri Agus Pasarkan Produk Warga Binaan

Menurut Toha, peran pemerintah di tingkat atas penting untuk memastikan penyelesaian masalah berjalan cepat, adil, dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Ketegangan antara Bupati Pati dan masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Saya mendorong agar semua pihak duduk bersama, membuka ruang dialog, dan mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat Pati,” ucap legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V itu.

Baca juga : Status UNESCO Terancam, DPR Minta Izin Wisata Di TN Komodo Dikaji Ulang

Mantan Wakil Bupati Sukoharjo dua periode ini menegaskan, jalur komunikasi yang sehat antara pemerintah daerah dan warganya akan menjadi kunci meredakan tensi dan mengembalikan stabilitas di daerah.

Sebelumnya, ribuan orang berunjuk rasa di Alun-Alun Pati. Mereka menuntut agar Bupati Sudewo mundur dari jabatanya, imbas dari kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen dan “menantang warga untuk demo”. Sudewo kemudian membatalkan kebaikan PBB-P2 dan meminta maaf.

Baca juga : Mega Perintahkan Kader Banteng Dukung Pemerintah, Gerindra Senang

Namun, masyarakat tidak puas dengan keputusan itu. Mereka tetap menggelar demo lagi untuk mendesak Sudewo lengser dari jabatannya. Aksi berlangsung ricuh. Puluhan orang mengalami luka.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.