Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pati Bergejolak, DPR Minta Pemprov Jateng dan Pusat Turun Tangan
Rabu, 13 Agustus 2025 23:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kabupaten Pati sedang bergejolak. Ribuan orang menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (13/8/2025), mendesak Bupati Pati Sudewo untuk mundur.
Menyikapi hal ini, Anggota Komisi II DPR Mohamad Toha meminta Pemprov Jawa Tengah (Jateng) dan Pemerintah Pusat untuk turun tangan. Agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik.
Baca juga : Menteri Agus Pasarkan Produk Warga Binaan
Menurut Toha, peran pemerintah di tingkat atas penting untuk memastikan penyelesaian masalah berjalan cepat, adil, dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
“Ketegangan antara Bupati Pati dan masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Saya mendorong agar semua pihak duduk bersama, membuka ruang dialog, dan mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat Pati,” ucap legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V itu.
Baca juga : Status UNESCO Terancam, DPR Minta Izin Wisata Di TN Komodo Dikaji Ulang
Mantan Wakil Bupati Sukoharjo dua periode ini menegaskan, jalur komunikasi yang sehat antara pemerintah daerah dan warganya akan menjadi kunci meredakan tensi dan mengembalikan stabilitas di daerah.
Sebelumnya, ribuan orang berunjuk rasa di Alun-Alun Pati. Mereka menuntut agar Bupati Sudewo mundur dari jabatanya, imbas dari kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen dan “menantang warga untuk demo”. Sudewo kemudian membatalkan kebaikan PBB-P2 dan meminta maaf.
Baca juga : Mega Perintahkan Kader Banteng Dukung Pemerintah, Gerindra Senang
Namun, masyarakat tidak puas dengan keputusan itu. Mereka tetap menggelar demo lagi untuk mendesak Sudewo lengser dari jabatannya. Aksi berlangsung ricuh. Puluhan orang mengalami luka.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya