Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
3,9 Juta Nelayan Berstatus Miskin Ekstrem
Program Kampung Nelayan Merah Putih Bisa Jadi Solusi
Kamis, 9 Oktober 2025 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan mendorong agar Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) fokus mengatasi nelayan miskin dan miskin ekstrem di wilayah pesisir. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan para nelayan yang saat ini masih menjadi kelompok rentan di Indonesia.
Anggota Komisi IV DPR Rina Sa’adah menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2022, kemiskinan di daerah pesisir mencapai 17,74 jiwa. Sebanyak 3,9 juta jiwa di antaranya masuk kategori dalam miskin ekstrem. “Kelompok ini harus menjadi sasaran utama program KNMP agar kesejahteraan mereka dan terbebas dari kemiskinan,” saran Rina, kemarin.
Diketahui, program KNMP menjadi tugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kementerian menargetkan membangun 100 lokasi KMNP pada tahun 2025 dan 250 lokasi pada tahun 2026. Selanjutnya, 1.100 lokasi tahun 2027. Untuk pembangunan 100 kampung nelayan pada tahun 2025 bakal menelan anggaran sebanyak Rp 2,2 triliun.
Baca juga : Kementerian PU Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny
Rina mengingatkan anggaran yang cukup besar ini agar dipersiapkan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk benar-benar menyejahterakan para nelayan. Sebab, sebagian besar kelompok miskin di wilayah pesisir merupakan para nelayan.
Berdasarkan data KKP jumlah nelayan pada 2023 sebanyak 2,4 juta jiwa. Sebanyak 85 persen adalah nelayan kecil. “Kami meminta program KNMP harus sesuai dengan kebutuhan nelayan miskin tersebut,” saran dia.
Dia menambahkan, tekanan hidup nelayan pesisir semakin berat dengan adanya perubahan iklim. Hal itu ditambah dengan ketergantungan mereka pada mata pencaharian mencari ikan di laut, keterbatasan modal sehingga terlilit utang kepada tengkulak. Sementara, kemampuan mengolah hasil laut yang rendah serta keterbatasan akses pasar. Ini menjadikan nelayan tidak mampu menjadi aktor utama dalam pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan di tanah air.
Baca juga : Mendagri Minta Desain Tata Kelola PMI Disusun
Program KNMP, lanjutnya, perlu diiringi dengan intervensi kebijakan yang berpihak kepada nelayan miskin agar bisa memanfaatkan sumber daya kelautan dan perikanan. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pokok kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan. “KKP juga perlu mendengar berbagai keluhan nelayan,” saran politikus PKB ini.
Rina mengenang saat Fraksi PKB DPR menerima audiensi para nelayan beberapa waktu lalu. Mereka membutuhkan berbagai macam bantuan untuk melaut seperti kemudahan mendapatkan solar untuk perahu motor, bantuan peralatan penangkapan ikan, ice blocks untuk menjaga kesegaran ikan.
“Para nelayan juga membutuhkan bantuan modal kerja, jaminan harga pasar yang stabil, cold storage serta pendampingan hilirisasi produk kelautan dan perikanan,” kata Rina.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya