Dark/Light Mode

Pemerintah Harus Cari Solusi

2 Juta Anak Kena Gangguan Mental

Minggu, 2 November 2025 07:05 WIB
Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani. (Foto: Dok.DPR RI).
Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani. (Foto: Dok.DPR RI).

 Sebelumnya 
Sementara, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pihaknya telah menyediakan layanan konseling daring secara gratis yang bisa diakses kapan saja. Masyarakat yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri bisa melakukan pengobatan melalui healing 119.id.

"Platform ini bisa menjadi tempat untuk berbagi keluh kesah secara anonim, difasilitasi oleh psikolog sosial dan klinis yang siap mendengarkan 24 jam," ujar Dante dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).

Baca juga : Bukti Nyata Potensi Ekraf Indonesia Mampu Bersaing

Dalam waktu hanya tiga bulan, sebut Dante, platform ini telah dikunjungi lebih dari 45 ribu pengguna. Ini adalah langkah kecil, tetapi berarti besar bagi upaya penyembuhan jiwa bangsa. "Stres dan tantangan kesehatan jiwa adalah hal yang tidak dapat dihindari setiap hari," kata dia.

Kemenkes, lanjutnya, mengajak masyarakat untuk saling mendukung dan memperkuat dukungan psikososial bagi siapa pun yang tengah berjuang dengan kesehatan jiwanya. "Kami juga mengajak masyarakat yang sehat jiwa untuk peduli dengan warga di sekitarnya. Caranya sederhana dengan menyapa dan mengucapkan apa kabar," saran dia.

Baca juga : Muhaimin Dorong Ekonomi Digital Berbasis Keadilan

Dia bilang, sapaan kecil seperti itu mungkin menjadi sumber energi positif yang mampu menyelamatkan seseorang dari keputusasaan. "Mereka tidak hanya pulih dari pikiran yang semrawut atau overthinking, tetapi juga dapat kembali merasakan kebahagiaan, kedamaian, dan kebersamaan dengan sesama," kata dia.

Sementara, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Adi Leksono mengatakan, penerapan sistem deteksi dini perlu dilakukan di lingkungan sekolah dan komunitas. Hal ini sebagai langkah nyata mencegah kasus pelajar yang nekat mengakhiri hidupnya.

Baca juga : Targetkan Tambah Kursi, Golkar Lampung Janji Tak Akan Geser Kader Terpilih

"Anak yang menunjukkan perubahan perilaku, penurunan semangat belajar, atau tanda-tanda stres berat harus segera mendapat perhatian dan pendampingan psikologis sejak awal,” ujar Aris dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025). TIF

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Minggu, 2 November 2025 dengan judul "Pemerintah Harus Cari Solusi 2 Juta Anak Kena Gangguan Mental"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.