Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Fraksi PDIP Siap Tampung Usulan Pekerja Seni Di RUU Hak Cipta
Rabu, 12 November 2025 07:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi V dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI Lasarus memastikan bakal mengawal proses Revisi Undang-Undang (RUU) tentang Hak Cipta. Pengawalan pada perombakan payung hukum ini penting dilakukan agar setiap beleid yang disusun nantinya tidak merugikan pihak manapun.
"Tentu kami dari Fraksi PDI Perjuangan ya, sudah mendengar semua dan kami akan mengawal dengan baik pelaksanaan revisi undang-undang ini sehingga pasal-pasal yang bermasalah di UU tentang Hak Cipta ini bisa untuk segera diselesaikan dan tujuan dari dibuatnya undang-undang ini memang sesuai dengan keinginan semua pihak," kata asarus usai menerima audiensi pengurus Vibrasi Suara Indonesia (VISI) yang dipimpin oleh Armand Maulana dan Nazril Irham (Ariel Noah), Senin (10/11/2025).
Ketua Komisi V DPR RI ini mengungkapkan dalam audiensi itu, VISI menyampaikan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan RUU tentang Hak Cipta. Salah satunya, perihal beberapa pasal yang belum mengakomodir keinginan dari pekerja seni.
Baca juga : Vinales Pulih, Siap Tampil Di MotoGP Valencia
"Prinsipnya, yang sudah kami diskusikan tadi ada sistem yang tidak berjalan dengan baik, sehingga royalti itu tidak sampai kepada yang berhak. Titik utamanya di situ, ya itu yang pertama," ucapnya.
"Yang kedua, kemudian kita akan berdiskusi lebih lanjut untuk membedakan mana ruang sosial, mana ruang bisnis terkait dengan royalti ini. Ya ini juga akan dipisahkan secara baik nanti di rencana revisi ini," sambungnya.
Lebih lanjut, Lasarus berharap aturan yang disusun dalam RUU Hak Cipta bisa mengakomodir keinginan semua pihak. Paling penting, payung hukum itu bisa memberi rasa adil bagi industri musik Tanah Air.
Baca juga : Dubes Witjaksono Adji Tampilkan Pesona Indonesia Di Resepsi Diplomatik
"Karena tujuannya sama sebetulnya, bagaimana soal hak cipta ini yang berhaknya mendapatkan sebagaimana mestinya, di ruang mana yang boleh ditagih oleh apa namanya secara bisnis, bisa ditagih hak ciptanya, kemudian yang mana yang sosial misalnya kita di ruang publik, yang ya misalnya kita menyanyi sekedar senang-senang sendiri, masa itu ditagih oleh teman-teman misalnya dari pencipta lagu dan seterusnya. Ini harus dibedakan secara baik di revisi itu," tegas Lasarus.
Sementara itu, Ariel Noah mengamini bila kedatangan pihaknya ke Fraksi PDIP DPR RI untuk menyampaikan sejumlah persoalan terkait hak cipta. VISI berharap Fraksi PDIP DPR RI bisa mengawal proses penyusunan RUU tentang Hak Cipta.
"Jadi kita butuh kepastian itu biar cepat selesai, biar semua orang merasa nyaman untuk bernyanyi, pencipta lagu mendapatkan haknya juga," terang Ariel Noah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya