Dark/Light Mode

Nurdin Halid Puji Respons Cepat Presiden Prabowo Pulihkan Infrastruktur Sumatera

Kamis, 11 Desember 2025 09:50 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi VI DPR Nurdin Halid menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai responsif dan terukur dalam menangani bencana di Sumatera.

Ia menilai instruksi Presiden untuk memprioritaskan perbaikan akses jalan, jaringan listrik, dan sistem telekomunikasi merupakan langkah krusial agar wilayah terdampak tidak terisolasi dan layanan publik dapat segera kembali berfungsi.

Kecepatan penanganan ini, menurutnya, menjadi kunci dalam meringankan beban masyarakat. Nurdin Halid juga menekankan pentingnya percepatan bantuan logistik serta dukungan finansial bagi warga terdampak.

Pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian memastikan distribusi makanan, obat-obatan, dan tenda pengungsi berjalan cepat.

Baca juga : Wapres Gibran Apresiasi Gerakan Donasi Untuk Korban Bencana Sumatera

Ia memberi apresiasi khusus atas keputusan humanis Presiden Prabowo yang menghapus utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani korban bencana.

“Kebijakan ini sangat berpihak kepada rakyat. Ini memberi nafas bagi para petani dan pelaku usaha mikro untuk bangkit, tanpa terbebani utang yang mustahil dibayar ketika mereka kehilangan segalanya,” ujar Nurdin, Selasa (9/12/2025).

Pemulihan infrastruktur berjalan dengan pengerahan penuh sumber daya negara. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memimpin perbaikan jalan dan jembatan dengan dukungan BUMN Karya seperti Hutama Karya dan Waskita.

Kementerian ESDM dan PLN mengerahkan tim untuk memulihkan jaringan listrik, sementara BUMN telekomunikasi berupaya mengembalikan sinyal.

Baca juga : Pakar UGM Soroti Mitigasi Pemulihan Infrastruktur Komunikasi Pasca Bencana

Koordinasi lintas kementerian diperkuat dengan pemantauan langsung dari pusat, termasuk permintaan laporan rinci dari Kepala BNPB mengenai kebutuhan dana rehabilitasi.

Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pemerintah tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga dalam perencanaan pemulihan jangka panjang. Salah satu indikator cepatnya respons adalah pemulihan listrik.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, melaporkan bahwa hingga Minggu malam (7/12/2025), pasokan listrik di Aceh telah pulih 93 persen.

Nurdin Halid mengapresiasi kerja keras tim di lapangan dan menilai laporan tersebut mencerminkan optimisme Pemerintah di tengah tantangan besar.

Baca juga : Komisi VIII Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Tangani Banjir Sumatera

Menurutnya, dedikasi tersebut patut diapresiasi meski kondisi di lapangan sering tidak dapat diprediksi akibat dampak bencana.

Namun, Nurdin menegaskan bahwa Komisi VI DPR akan tetap mengawasi kondisi faktual.

“Kami menghargai kerja keras PLN dan Menteri ESDM, tetapi komitmen kompensasi bagi warga yang terdampak pemadaman berkepanjangan harus segera diwujudkan. Percepatan pembangunan tower darurat dan jaringan tegangan rendah juga harus dipastikan, agar target pemulihan 100 persen dapat dicapai secara transparan,” tandas Nurdin Halid.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.