Dark/Light Mode

Soal Kerusuhan Negeri Mullah

DPR Minta Keselamatan WNI Di Iran Diprioritaskan

Selasa, 13 Januari 2026 06:55 WIB
Anggota Komisi I DPR Oleh Soleh. Foto: Dok. DPR RI
Anggota Komisi I DPR Oleh Soleh. Foto: Dok. DPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Aksi demonstrasi besar-besaran di Iran mendapat perhatian serius dari kalangan Senayan. Para wakil rakyat meminta Pemerintah Indonesia memprioritaskan keamanan dan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI).

Anggota Komisi I DPR Oleh Soleh mengatakan, keamanan dan keselamatan WNI adalah prioritas utama. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) harus memastikan seluruh warga yang tinggal di negeri para Mullah itu dalam kondisi aman dan terlindungi.

“Eskalasi demonstrasi di Iran yang semakin memanas dan mencekam tidak boleh dianggap remeh, terutama bagi keselamatan WNI yang berada di wilayah rawan konflik,” ucap Soleh dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Baca juga : Pilkada Langsung Vs Pilkada Via DPRD, Bawaslu: Dua-duanya Sama-sama Demokratis

Diketahui, kerusuhan yang terjadi selama 10 hari di Iran terus meluas hingga menyebabkan lebih dari 500 orang meninggal dunia. Pemerintah Iran telah menetapkan masa berkabung selama tiga hari untuk menghormati warganya yang tewas.

Soleh meminta Kemlu bergerak cepat melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dengan melakukan pemetaan lokasi para diaspora itu. Pastikan WNI tidak ada yang berada di titik-titik demonstrasi yang berbahaya. “Jangan sampai ada korban dari warga kita,” ujar politikus PKB ini.

Kemlu, desak dia, juga harus memperkuat komunikasi darurat dan menyiapkan langkah-langkah perlindungan maksimal. Seperti rencana kontinjensi, termasuk kemungkinan evakuasi apabila situasi keamanan terus memburuk.

Baca juga : Percepat Pergantian Ketua DPRD Bengkulu, Golkar Rombak Pimpinan Fraksi

Langkah antisipatif itu sangat penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan. Jangan menunggu situasi semakin buruk.

“Negara harus hadir dan sigap melindungi warganya di luar negeri,” tandas mantan anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) ini.

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menambahkan, situasi yang terjadi di Iran tentu menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya terkait keselamatan dan keamanan WNI. Perlindungan warga yang berada di luar negeri merupakan mandat konstitusional yang harus dijalankan secara optimal oleh Kemlu.

Baca juga : KPK Dalami Aliran Uang Bupati (Nonaktif) Ponorogo

“Dalam kondisi yang penuh gejolak seperti sekarang, Kemlu harus segera melakukan langkah-langkah antisipatif dan koordinatif,” desak Dave dalam keterangannya, Senin (11/1/2026).

KBRI di Teheran perlu aktif melakukan pemantauan situasi secara real-time serta membuka saluran komunikasi darurat bagi seluruh WNI. Inventarisasi jumlah dan lokasi warga perlu segera dilakukan untuk mengidentifikasi potensi risiko secara cepat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.