Dark/Light Mode

Karina Dorong Bogor Timur Fokus Kualitas SDM Hingga Digitalisasi Layanan Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 09:17 WIB
Anggota DPRD Kota Bogor Karina Soerbakti (ketiga kiri) bersama Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (tengah) seusai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Timur, di Bogor, Rabu (21/1/2026). (Foto: Dok. Pribadi)
Anggota DPRD Kota Bogor Karina Soerbakti (ketiga kiri) bersama Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (tengah) seusai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Timur, di Bogor, Rabu (21/1/2026). (Foto: Dok. Pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPRD Kota Bogor Karina Soerbakti menyebut, hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Timur telah menunjukkan arah pembangunan yang komprehensif dan berbasis data. Musrenbang Bogor Timur ini dilaksanakan di Kota Bogor Rabu (21/1/2026).

"Musrenbang ini membahas pembangunan saat ini tidak hanya tertumpu pada infrastruktur fisik tetapi menyasar pengingkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguatan layanan publik berbasis digital,” ujar Karina dalam keterangan resminya Sabtu (24/1/2026).

Karina menambahkan Musrenbang Bogor Timur sudah menggambarkan perencanaan yang tidak hanya berbasis asumsi, tapi sudah berdasarkan data.

Menurutnya, peningkatan SDM, digitalisasi, penekanan stunting hingga layanan publik menjadikan Musrenbang ini menjangkau tujuan yang lebih luas dan spesifik.

Baca juga : Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Program SMEXPO

Tentunya arah Pembangunan yang disebutkan di Musrenbang ini sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) yang telah ditentukan dan misi Pembangunan Kota Bogor.

Lebih lanjut Karina mengatakan, adapun usulan Kota Bogor Timur yang menjadi prioritas akan dikelompokkan dalam empat misi Pembangunan daerah.

Empat misi Pembangunan Bogor Timur ini adalah Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera dan Bogor Lancar.

Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong dan mengawal usulan yang tentunya akan berdampak langsung bagi masyarakat dan berkelanjutan.

Baca juga : Sukur Dorong UMP Berbasis Kualifikasi Perusahaan

Usulan-usulan itu, menurut politisi fraksi PAN ini, sudah terinci mulai dari peningkatan kualitas pendidikan dan literasi digital masyarakat, penguatan layanan Kesehatan, penanganan stunting dan TBC, penurunan pengangguran dan kemiskinan, hingga perbaikan konektivitas dan infrastruktur pendukung layanan publik.

Karina menambahkan, ada beberapa program yang harus menjadi perhatian Bogor Timur ini adalah program pendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), peningkatan kapasitas aparatur serta penguatan layanan administrasi berbasis digital di tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Penguatan ekonomi masyarakat, penanganan stunting, pembangunan infrastruktur pendidikan, pemeriksaan Kesehatan gratis, program nasional Makan Bergizi Gratis hingga konektivitas wilayah, perlu menjadi perhatian serius juga,” ujar Karina.

Terkait pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, Karina yang kini duduk di Komisi III bidang pembangunan dan lingkungan DPRD Kota Bogor ini menyampaikan bahwa Pokir pada prinsipnya berfungsi untuk melengkapi dan memperkuat hasil Musrenbang.

Baca juga : Dana Suap Diduga Dipakai Untuk Kampanye Pejabat

Karina menyebut, Pokir bisa mendukung usulan prioritas Musrenbang Bogor Timur, terutama yang berdampak luas dan mendesak.

“Selama sesuai dengan misi pembangunan daerah, tema RKPD, ketentuan aturan, dan kemampuan anggaran, Pokir juga dapat menampung dan mengakomodasi aspirasi warga,: pungkas Karina.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.