Dark/Light Mode

Diskon Tiket Pesawat Selama Libur Lebaran

Senayan Apresiasi Pemerintah Ringankan Beban Masyarakat

Rabu, 18 Februari 2026 07:05 WIB
Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief. Foto: Dok. DPR RI
Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief. Foto: Dok. DPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan menyambut baik rencana Pemerintah memberikan diskon tiket pesawat sebesar 17 hingga 18 persen untuk penerbangan domestik kelas ekonomi. Diskon selama arus mudik dan balik Lebaran (14-29 Maret 2026) ini ditargetkan menjangkau 3,32 juta penumpang.

Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief menilai, kebijakan tersebut akan meringankan beban masyarakat yang merencanakan perjalanan selama masa libur Lebaran 2026. Baik itu pulang kampung atau sekadar libur Lebaran.

Terlebih, kebijakan tersebut diluncurkan di tengah kondisi ekonomi saat ini yang masih berat.

Baca juga : Menhaj Pastikan Layanan Haji Aman Dan Nyaman

“Kebijakan ini jadi angin segar bagi masyarakat. Tentunya semua pihak akan menikmatinya,” kata Hendry dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Diketahui, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen PU) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan, rata-rata penurunan harga tiket pesawat berasal dari akumulasi sejumlah komponen biaya penerbangan pada Minggu (15/2/2026). Komponen tersebut yakni diskon 50 persen Passenger Service Charge (PSC), diskon 50 persen tarif Pelayanan Jasa Daratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U), serta penyesuaian fuel surcharge pesawat jet menjadi 2 persen dari sebelumnya 10 persen.

Sementara untuk pesawat propeller, fuel surcharge ditetapkan sebesar 20 persen. Pemerintah juga memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 11 persen serta menurunkan harga avtur sebesar 10 persen di 37 bandara. Maskapai yang terlibat dalam program diskon tiket pesawat ini antara lain Lion Air, Batik Air, dan Pelita Air.

Baca juga : Fatwa MUI Perkuat Aksi Atasi Sampah

Hendry menyarankan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Ekonomi Kreatif memanfaatkan dan memaksimalkan kebijakan tersebut. Caranya dengan membuat program turunan seperti memberikan promosi destinasi yang menarik di setiap daerah. "Juga mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan kebijakan ini agar meraup keuntungan maksimal," saran politikus PKS ini.

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga bisa mendorong pelaku UMKM seperti toko oleh-oleh memberikan insentif serupa sehingga wisatawan makin tertarik melakukan perjalanan wisata ke daerah mereka.

Berbeda, Ketua Komisi V DPR Lasarus menyebut, program diskon tiket pesawat selama musim mudik dan balik Lebaran 2026 itu tidak menyentuh akar persoalan. Hal itu cenderung menjadi solusi semu di tengah mahalnya harga tiket pesawat di Indonesia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.