Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ketua DPD Puji Capaian Diplomasi Dagang Presiden Prabowo
Minggu, 22 Februari 2026 10:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia diketahui memperoleh penurunan tarif ekspor dari potensi 32 persen oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi 19 persen, serta fasilitas tarif 0 persen untuk komoditas strategis.
Seperti minyak sawit, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang. Sebanyak 1.819 pos tarif mendapatkan akses preferensial ini.
Baca juga : Disampaikan Idrus Marham, Diplomasi Bebas Aktif Prabowo Sesuai Konstitusi
Menaggapi Hal ini, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan, kesepakatan dagang ini berpeluang memperkuat pengembangan perekonomian nasional berbasis koperasi di setiap desa.
"Capaian diplomasi dagang Presiden Prabowo akan memberikan dampak nyata pada pengembangan Koperasi Merah Putih. Dan secara langsung menciptakan jutaan lapangan kerja di sektor rill Indonesia," ujar Sultan melalui keterangan resminya, Minggu (21/2/2026).
Baca juga : Idrus Marham: Golkar Dukung Penuh Diplomasi Bebas Aktif Prabowo
Menurutnya, kesepakatan dagang antara Indonesia di tengah turbulensi geopolitik menjadi bukti kepiawaian Presiden Prabowo Subianto yang menerapkan politik bebas aktif Indonesia di antara pemimpin negara-negara Maju.
"Di samping karena potensi pasar kedua negara yang sama-sama menjanjikan di antara negara-negara G20, capaian positif ini didukung oleh kesepahaman dan visi pembangunan ekonomi sekaligus agenda mewujudkan perdamaian dunia dari pemimpin kedua negara," tegasnya.
Baca juga : Buruh Indonesia Dukung Presiden Prabowo Pimpin BOP Gaza
Lebih lanjut, mantan wakil Gubernur Bengkulu itu mendorong pemerintah daerah untuk menindaklanjuti capaian positif diplomasi dagang Presiden Prabowo dengan menyiapkan ekosistem hilirisasi komoditas perkebunan unggulan di masing-masing daerah.
"Pemda harus proaktif menyambut kado diplomatik dagang Presiden dengan mengembangkan komoditas ekspor unggulan melalui Koperasi Merah Putih. Dalam konteks persaingan global, selisih tarif yang timpang tersebut sangat menentukan daya saing harga di pasar utama global," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya